Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
nyeri sendi, MUTIARA FITRIANI
1908260147
nyeri sendi - Coggle Diagram
nyeri sendi
arthritis reumatic
adalah penyakit autoimun progresif dengan inflamasi kronik yang menyerang
sistem muskuloskeletal namun dapat melibatkan organ dan sistem tubuh secara
keseluruhan
etiologi= seperti seleksi sel T, presentasi antigen, atau perubahan dalam afinitas peptida, yang secara autoreaktif memicu respon imun adaptif
faktor resiko
- tidak dapat dimodifikasi: usia, genetik, jenis kelamin
- dapat modifikasi: diet, merokok, obestitas
patofisiologi
Patogenesis terjadinya proses autoimun, yang melalui reaksi imun komplek
dan reaksi imunitas selular. Tidak jelas antigen apa sebagai pencetus awal,mungkin infeksi virus. Terjadi pembentukan faktor rematoid, suatu antibodi
terhadap antibodi abnormal, sehingga terjadi reaksi imun komplek (autoimun).
gejala
Keluhan umum dapat berupa perasaan badan lemah, nafsu makan
menurun, peningkatan panas badan yang ringan atau penurunan
berat badan
Keluhan sering berupa kaku sendi di pagi hari,
pembengkakan dan nyeri sendi
klasifikasi
- RA klasik
- RA defisit
- probable RA
- posible RA
CMD
- anamnesis
- pemeriksaan fisik
- pemeriksaan penunjang
Rheumatoid Factor (RF) : 80% pasien memiliki RF positif
: Laju Endap Darah (LED) dan C-Reactive
Protein (CRP) meningka
Tatalaksana
- farmako
NSAID; aspirin, ibuprofen
DMARD; penisilamin, hidroksiklorokuin
kortikosteroid
- non farmako
fisioterapi
komplikasi
i seperti, osteoporosis, nodul rheumatoid, sindrom Sjogren yang memengaruhi mata dan mulut, infeksi, carpal tunnel syndrome, bahkan hingga masalah pada jantung dan paru-paru.
prognosis rheumatoid arthritis dapat ditentukan dengan pengembangan komplikasi rheumatoid arthritis, dengan komplikasi ini yang berkaitan dengan penyakit dan beberapa berhubungan dengan obat-obatan rheumatoid arthritis.
-
Pencegahan dilakukan dengan modifikasi gaya hidup, seperti olahraga, penurunan berat badan, dan diet rendah kalori.
osteoarthritis
dikenal juga sebagai artritis degeneratif, penyakit degeneratif sendi) adalah kondisi di mana sendi terasa nyeri akibat inflamasi ringan yang timbul karena gesekan ujung-ujung tulang penyusun sendi
gout arthritis
Gout arthritis adalah suatu penyakit yang ditandai dengan serangan mendadak dan berulang dari arhtritis yang terasa sangat nyeri karena adanya endapan kristal monosodium urat, yang terkumpul di dalam sendi sebagai akibat dari tingginya kadar asam urat di dalam darah (hiperurisemia)
pseugoutarthrits
adalah kegagalan tulang belakang untuk menyatu. Biasanya, kondisi ini terjadi karena salah satu tulang yang digunakan untuk menyatu dengan tulang belakang tidak menempel dengan benar
septic arthritis
Septic arthritis adalah infeksi sendi yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Penyakit ini umumnya menyerang sendi-sendi besar di dalam tubuh, contohnya adalah sendi lutut atau pinggul. Septic arthritis biasanya diderita oleh bayi dan lansia.
diagnosa banding nyeri
septic arthritis, osteoarthritis, goutarthritis
anatomi sendi
Sebagai struktur, sendi terdiri dari beberapa bagian termasuk:
Tulang rawan - Jaringan yang menutupi permukaan tulang, yang membantu mengurangi gesekan saat tulang-tulang pada sendi bergerak.
Ligamen - Karet gelang yang terbuat dari jaringan dengan tekstur alot. Mengelilingi sendi dan menghubungkan antar tulang.
Tendon – Atau jaringan ikat yang melekat pada sendi dan tulang untuk otot-otot sekitarnya yang mengendalikan gerakan.
Cairan sinovial dan membran - Struktur ini melapisi sendi dan menyegelnya dalam kapsul. Cairan sinovial memungkinkan pelumasan pada sendi untuk menghasilkan gerakan halus.
Bursa - Ini adalah kantung berisi cairan yang membantu menjadi bantalan pada gesekan yang terjadi karena gerakan.
histologi
Tulang rawan terbagi atas 3 tipe yaitu :
- tulang rawan hialin
- tulang rawan elastis
- fibrokartilago
tulang rawan juga tidak memiliki serabut saraf dan pembuluh limfe.
Pembentukan tulang dimulai dari perkembangan jaringan penyambung seperti tulang rawan (kartilago) yang berkembang menjadi tulang keras. Pertumbuhan tulang bermula sejak umur embrio 6-7 minggu dan berlangsung sampai dewasa. Pertumbuhan tulang ini akan lengkap pada bulan ketiga kehamilan.
-