Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Kekerasan pada Wanita dan Anak - Coggle Diagram
Kekerasan pada Wanita dan Anak
Kekerasan terhadap Anak (KtA)
semua bentuk tindakan/perlakuan yang menyakitkan secara fisik, psikis, seksual atau penelantaran, yang mengakibatkan atau dapat mengakibatkan cidera/kerugian nyata terhadap kesehatan anak, kelangsungan hidup anak, tumbuh kembang anak atau martabat anak.
Bentuk KtA
Kekerasan psikis
Berupa pembatasan gerak, mencemarkan, mengancam, menakuti, mendiskriminasi, mengejek, penolakan, atau perlakuan kasar lain.
Riwayat kekerasan psikis, perubahan emosi dan perilaku serta terhambatnya perkembangan fungsi mental dan sosial
Kekerasan seksual
Perlibatan dalam kegiatan seksual, dimana anak tidak sepenuhnya paham/tidak mampu memberi persetujuan
Tanda adanya aktivitas seksual, riwayat dan/atau tanda penetrasi, persetubuan, pengakuan adanya pelecehan seksual atau bentuk kekerasan seksual lainnya
Kekerasan fisik
Mengakibatkan cedera fisik nyata
Ditemukan luka/cedera pada tubuh anak, bukan akibat suatu kecelakaan
Penelantaran
Gagal dalam menyediakan kebutuhan untuk tumbuh kembang anak yang bukan disebabkan oleh karena keterbatasan sumber daya
Ditemukan riwayat dan/atau tanda penelantaran
Yang termasuk KtA
Dapat diduga berdasarkan adanya riwayat yang dapat dikuatkan dengan hasil penilaian psiko-sosial anak.
Bila telah meninggal: hasil pemeriksaan luar dan/atau otopsi dengan atau tanpa pemeriksaan penunjang.
Anak korban tindakan eksploitasi, penghilangan kemerdekaan, dan perdagangan orang.
Faktor risiko anak mengalami KtA
Cacat fisik.
Gangguan perilaku atau gangguan mental emosional.
Bayi prematur dan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) dengan gangguan perkembangan.
Faktor risiko keluarga
Kekerasan dalam rumah tangga
Pola asuh
Riwayat NAPZA
Nilai-nilai hidup yang dianut orang tua
Riwayat stres berkepanjangan, depresi dan masalah kesehatan jiwa lainnya
Orang tua tunggal, remaja (emosi belum matang)
Riwayat orang tua dengan kekerasan fisik atau seksual pada masa kecil.
Pendidikan dan pendapatan orang tua rendah
Kurangnya pemahaman tentang agama.
Kepercayaan diri yang rendah
Mempunyai banyak anak balita
Kehamilan yang tidak diinginkan
Kepadatan hunian (tempat tinggal) dan masalah interaksi lingkungan
Kurangnya dukungan sosial bagi keluarga