Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Pendekatan Dokter Keluarga - Coggle Diagram
Pendekatan Dokter Keluarga
dokter keluarga
Dokter yang bertanggung jawab melaksanakan pelayanan kesehatan
personal, menyeluruh, terpadu, berkesinambungan dan proaktif yang
dibutuhkan oleh pasiennya dalam kaitan sebagai anggota dari satu unit keluarga
tahapan
diagnosa pasien-keluarga
intervensi pasien-keluarga
identifikasi psien-keluarga
evaluasi pasien-keluarga
keluarga
Menurut UU NO 10 tahun 1992
keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat terdiri dari suami, istri, atau suami istri dan anaknya atau ayah dengan anaknya, atau ibu dengan anakknya
bentuk
keluarga berkomposisi (composite)
keluarga duda/janda (single family)
keluarga kabitas
keluarga berantai (serial familiy)
keluarga besar (extended family)
keluarga inti (nuclear family)
fungsi
fungsi agama
fungsi lingkungan
fungsi sosial budaya
cinta dan kasih sayang
fungsi sosialisasi dan pendidikan
fungsi ekonomi
fungsi reproduksi
fungsi perlindungan
5 tingkat keterlibatan dokter dalam keluarga
tingkat 3
memberikan perasaan dan dukungan dengan mengumpulkan anggota keluarga dan mendiskusikan bersama
tingkat 4
penilaian sistematis dan intervensi yang direncanakan. dokter keluarga melibatkan anggota keluarga. membantu, dan memberikan cara kepada keluarga
tingkat 2
memberikan informasi medis dan saran kepada keluarga
tingkat 5
dokter keluarga menangni emosi yang kuat dalam keluarga dan menjaga netralitas dalam menghadapi tekanan kuat dr keluarga
tingkat 1
penekanan pada keluarga minimal, hanya interaksi terbatas
prinsip pelayanan dokter keluarga
Penanganan personal bagi setiap pasien sebagai integral dari keluar ganya
Pelayanan yang mempertimbangkan keluarga, lingkungan kerja, dan lingkungan tempat tinggalnya
Pelayanan yang koordinatif dan kolaboratif
Pelayanan yang menjunjung tinggi etika dan hukum
Pelayanan yang mengutamakan pencegahan
elayanan yang sadar biaya dan sadar mutu
Pelayanan yang kontinu
Pelayanan yang komprehensif dengan pendekatan holistik
Pelayanan yang dapat diaudit dan dapat dipertanggungjawabka
diagnosis holistik dan keluarga
tujuan
mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi
dalam sehat-sakit dan sejahtera
pencarian penyebab masalah kesehatan yang
dikaitkan dengan aspek klinis, aspek individual,
psikososial, keluarga, serta lingkungan, kehidupan
pasien lainnya
penyelesaian masalah dapat dilakukan langsung
secara efektif dan efisien terhadap penyebab utamanya
prosedur
aspek klinis
identifikasi diagnosis klinis dan diangnosis banding
aspek resiko internal pasien
identifikasi faktor penyebab masalah kesehatan pasien dari tubuh pasien
aspek personal
identifikasi alsan, harapan dan kekhawatran
aspek resiko eksternal pasien
Identifikasi faktor penyebab masalah kesehatan pasien yang berasal dari luar tubuh pasien
aspek fungsional
identfikasi derajat fungsional pasien, yaitu dampak aktifitas harian pasien