Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Benjolan disertai nyeri diselakangannya.sebelumnya pasien juga mengeluhkan…
Benjolan disertai nyeri diselakangannya.sebelumnya pasien juga mengeluhkan sempat mengalami borok di daerah kelaminnya.Dx Limfogranuloma venerum
-
etiologi
infeksi bakteri Chlamydia trachomatis tipe L1, L2, dan L3.
C. trachomatis telah diidentifikasi menjadi 15 serovar yaitu A, B, Ba, C-K, L1-L3.
C. trachomatis merupakan organisme dengan sifat sebagian seperti bakteri dalam hal pembelahan sel, metabolisme, struktur maupun kepekaan terhadap antibiotika dan sebagian bersifat seperti virus yaitu memerlukan sel hidup untuk berkembang biak.
-
cara menegakkan diagnosa
-
pemeriksaan fisik
-
palpasi:teraba ukuran benjolan sebesar telur ayam,konsistensi lunak,mobile hangat dan terdapat nyeri tekan
anamnesis
identitas pribadi: pria usia 32 tahun
keluhan utama:adanya benjolan diselangkangan disertai nyeri sejak 2 minggu ini
keluhan tambahan:merasa meriang dan lemas
riwayat penyakit sekarang:-
riwayat penyakit terdahulu:1 bulan sebelumnya pernah ada bintil dibuah zakar yang lama-kelamaan berubah menjadi borok
riwayat pemakaian obat:-
riwayat seksual:sering melakukan hubungan seksual secara bebas baik pada pria maupun wanita
pemeriksaan penunjang
-
-
darah lengkap
-
peningkatan konsentrasi gamma globulin yang disebabkan oleh
peningkatan IgA, IgG dan IgM.
-
-
klasifikasi
-
Limfogranuloma tersier
Gambaran khasnya berupa proktitis atau proktokolitis kronis diikuti pembentukan abses perirektal, striktur anorektal, stenosis rektal,
Limfogranuloma primer
muncul dalam bentuk papul yang tidak nyeri, pustul, nodul, erosi yang dangkal, atau ulkus herpetiform. Lesi muncul setelah masa inkubasi selama 3-30 hari.
-
patofisiologi LGV
Organisme ini masuk ke pembuluh limfatik melalui mikrotrauma
pada kulit atau sel epitel membran mukosa. Kuman patogen menginfeksi kelenjar getah bening dan menyebabkan limfangitis
serta limfadenitis. Prosesnya melibatkan trombolimfangitis dan perilimfangitis disertai penyebaran reaksi inflamasi kelenjar
getah bening yang terinfeksi menuju ke jaringan sekitar.
Limfangitis ditandai adanya proliferasi sel endotel yang
menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening dan pembentukan area nekrosis. Area nekrosis menarik leukosit
polimorfonuklear (PMN) dan membentuk stelate absceses
berbentuk segitiga atau segiempat yang dikelilingi oleh sel
epiteloid, makrofag dan giant cell. Abses dapat bergabung dan pecah spontan membentuk fistula atau saluran sinus. Pada
proses inflamasi terjadi penyembuhan dengan fibrosis setelah beberapa minggu atau bulan.
tatalaksana
-
C. trachomatis harus diterapi dengan obat antibakterial yang mencapai konsentrasi tinggi pada intraseluler.
Obat-obat yang bersifat intracellular-acting agents yaitu doksisiklin, eritromisin, azitromisin serta golongan quinolon tertentu.
Doksisiklin merupakan terapi utama untuk penyakit ini.
edukasi dan pencegahan
-
Pasien harus menggunakan kondom atau tindakan perlindungan lainnya saat melakukan aktivitas seksual.
Skrining rutin untuk klamidia rektal direkomendasikan pada pria asimtomatik yang berisiko, karena ini mungkin merupakan reservoir penting untuk penularan infeksi selanjutnya
Pasien harus mendapatkan informasi tentang perilaku seks yang lebih aman. Penggunaan kondom dapat mengurangi risiko penularan LVG, tetapi area ulserasi yang tidak tertutup tetap menjadi masalah.