Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
LUKA BAKAR - Coggle Diagram
LUKA BAKAR
-
Epidemiologi (AS)
-
-
-
-
Penyebab tersering : air/uap panas (52,2%), api (32,5%)
Angka kematian 0,9/100.000 anak per tahun
-
Evaluasi Klinis
-
-
Airway, Breathing, Circulation (ABC)
Primary survey
-
-
pemeriksaan di daerah muka, mukosa mulut dan hidung
-
-
Tatalaksana
Pertolongan pertama
-
-
-
-
-
Tangani luka bakar
Segera tutup luka bakar
Syarat dressing : sterile, lay on wound rather than wrap it, tidak lengket, transparan (mempermudah evaluasi). Contoh : Hypafix
-
Berdasarkan derajat
-
Derajat II
Bulla kecil : akan sembuh spontan. Bila mengganggu, lakukan aspirasi tanpa melakukan pembuangan lapisan
Bulla besar : lakukan insisi dan aspirasi kemudian tutup dengan tulle dan kasa absorben atau hidrofilik
-
Sembuh sekitar 3 minggu, dapat meninggalkan parut
-
Lanjutan
Rawat inap jika luka bakar >10% permukaan tubuh yang meliputi wajah, tangan, kaki, perineum, melewati sendi; luka bakar yang melingkar dan yang tidak bisa berobat jalan
-
-
-
Obati infeksi sekunder (nanah, bau busuk, selulitis)
-
-
-
-
-
Prinsip
Fase luka bakar (akut, subakut, lanjut)
-
-
-
-
-
-
Penyebab
Termal
-
-
-
Objek panas lainnya (logam, plastik, dll)
-
-
-
-
Klasifikasi
Zona kerusakan
-
-
-
Kedalaman luka bakar
Derajat IIa
-
Tampilan : hiperemis (pink pucat), lembab
-
-
-
-
-
-
Derajat I
-
Tampilan : eritema (merah), kering
-
-
-
-
-
Derajat III
Full thickness : epidermis, dermis, dan lapisan di bawahnya
Tampilan : Pucat (putih)/abu-abu, permukaan lebih rendah dari sekitarnya
-
-
-
-
-
Luas luka bakar
-
-
-
Gejala
Fase akut
-
-
Gangguan sirkulasi
Ekspansi cairan intravaskuler, plasma (protein), dan elektrolit ke ruang interstisial
-
-
-
-
-
-
Pengertian
cedera jaringan yang disebabkan oleh kontak dengan panas kering (api), panas lembab (uap atau cairan panas), kimiawi (seperti, bahan korosif), barang elektrik (aliran listrik atau lampu), atau energi elektromagnetik dan radiasi