reaksi inflamasi lokal dan sistemik, dengan hasil akhir terjadinya perpindahan cairan ke ruang intersitisial. Beberapa keadaan yang perlu diperhatikan pada luka bakar adalah inflamasi, edema, kehilangan cairan dan elektrolit, infeksi.Pada luka bakar terjadi pelepasan mediator inflamasi seperti histamin, serotonin, prostaglandin, tromboksan, komplemen dan sitokin lainnya sebagai respons tubuh terhadap adanya trauma mekanis. Hal itu menyebabkan permeabilitas kapiler meningkat sehingga terjadi ekstravasasi cairan dan protein ke ruang interstisial sehingga terjadi edema.