Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
PROBLEMATIKA & EVALUASI IMPLEMENTASI UBD Nama : Siti rohmatul ulfa …
PROBLEMATIKA & EVALUASI IMPLEMENTASI UBD
Nama : Siti rohmatul ulfa
NIM : 2253A12834
Kelas : PGSD E
STEAKHOLDER
PROBLEMATIKA
KEMENTRIAN PENDIDIKAN
Sulit meyakinkan semua pendidik bahwa kerangka UbD dalam kurikulum merdeka efektif untuk diterapkan.
kuriukuum selalu mengalami perubahan
kurang sosialisasi dan pelatihan terkait penerapan UbD dalam pembelajaran.
DINAS PENDIDIKAN
Tidak adanya guru yang paham 100% terkait implementasi kurikulum merdeka pada satuan pendidikan.
sarana dan prasarana di satuan pendidikan tertentu belum lengkap.
persebaran jumlah peserta didik dalam satuan pendidikan belum merata.
KOMITE SEKOLAH
Tidak semua anggota komite memiliki latar belakang pendidikan, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami IKM.
keterbatasan waktu karena tugas anggota komite yang berbeda baik didalam maupun diluar sebagai anggota komite.
MASYARAKAT
Perbedaan pandangan masyarakat yang masih kaku dalam konsep pendidikan
ORANG TUA
Orang tua belum mengetahui konsep UbD dalam pembelajaran yang mengakibatkan orang tua tidak dapat menfasilitasi kebutuhan peserta didik.
SOLUSI
KEMENTRIAN PENDIDIKAN
mengembangkan kurikulum berdasarkan kebutuhan pendidikan di indonesia.
memfasilitasi setiap sekolah dengan guru profesional.
menyelenggarakan program pelatihan bagi pendidik di seluruh institusi pendidikan formal terkait penerapan UbD.
DINAS PENDIDIKAN
mengadakn workshop pelatihan maupun program sekolah yang membelajarkan tentang IKM.
memantau sekaligus menyiapkan setiap sekolah untuk dapat mengimplementasikan kurikulum.
mengeluarkan kebijakan tentang jumlah peserta didik dalam satuan pendidikan.
KOMITE SEKOLAH
Anggota komite sekolah wajib mengikuti diklat tentang IKM baik secara mendiri maupun dalam institusi.
komite sekolah memberikan pertimbangan untuk mengalokasikan dana pada program sosialisasi dan pelatihan IKM.
ORANG TUA
Sekolah mengadakan pertemuan untuk menyamakan persepsi wali murid terkait penerapa kurikulum UbD
MASYARAKAT
Pemerintah dalam hal ini baik lembaga kependidikan maupun satuan kependidikan harus membuktikan bahwa UbD peserta didik memiliki pemahaman yang lebih baik dari sebelumnya
KEPALA SEKOLAH
PROBLEMATIKA
EDUKATOR
Kepala sekolah kesulitan dalam membimbing dan mendorong guru untuk meningkatkan profesionalisme dalam menerapkan UbD karena guru menganggap melakukan sesuatu yang baru itu memberatkan
SUPERVISOR
Keterbatasan waktu kepala sekolah untuk melakukan monitoring terhadap perancangan dan pelaksanaan kegiatan pembelajaran berdasarkan UbD
MANAJER
terjadinya kesenjangan komunikasi antara kepala sekolah dengan pendidik sehingga kebijakan sekolah sudah ditetapkan sering tidak diterima oleh semua pendidik.
INOVATOR
Kurangnya kerjasama tim dalam mengimplementasikan UbD di sekolah dan sebagai guru yang bersikap bodoamat dan tetap menggunakan metode konvensional
MOTIVATOR
guru tidak bersemangat dan putus asa dalam menerapkan kurikulum UbD karena sudah terbiasa dengan kurikulum lama
pemikiran guru yang beranggapan "penerapan kurikulum lama belum matang dan udah datang lagi kurikulum baru"
ADMINISTRATOR
Kepala sekolah kesulitan merumuskan, menetapkan serta menerapkan UbD di sekolah karena kurangnya dukungan dari pemahaman guru terhadap pengembangan dan implementasi UbD dalam pembelajaran
LEADER
Kurang leluasanya kepala sekolah dalam menerapkan UbD di sekolah karena banyak guru yang lebih senior dibanding kepala sekolah sehingga kebijakan yang telah disepakati bersama tidak dijalankan dengan maksimal.
SOLUSI
SUPERVISOR
Meningkatkan dan menetapkan disiplin kerja guru dan peserta didik serta bekerjasama denngan tim lain seperti dengan TPK (tim pengembang kurikulum)
EDUKATOR
Membuat rencana kerja (RKS) salah satunya dengan menghadirkan praktisi yang memberikan sosialisasi mengenai pengembangan dan penerapan kurikulum UbD
MANAJER
Melakukan pembinaan guru agar dapat melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan kurikulum UbD.
menyusun program kegiatan sekolah dan bekerjasama dengan waka kurikulum untuk mengembangkan program kurikulum.
ADMINISTRATOR
melakukan monitoring evauasi, supervisi dan membuat laporan kerja terhadap penerapan kurikulum di sekolah
mengevaluasi secara menyeluruh dengan mengadakan pertemuan antara guru dan tim pengembangan kurikulum
INOVATOR
Memperkenalkan dan memberikan inovasi baru terkait penerapan kurikulum di sekolah
Memberikan pelatihan kepada guru dan melakukan kaderisasi, sosialisasi dengan tujuan agar guru memiliki kompetensi yang baik
LEADER
Mengganti tipe kepemimpinan kepala sekolah dan berusaha lebih mendekatkan diri guru
memberikan sanksi bagi pendidik yang tidak melaksanakan tugas dan ewajibannya dengan baik
MOTIVATOR
memberikan penghargaan dan apresiasi kepada pendidik yang berprestasi, disiplin dengan kebijakan yang telah ditetapkan bersama.
melakukan pembinaan guru agar dapat melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan kurikulum UbD.
WAKA KURIKULUM
PROBLEMATIKA
WAKTU
membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memaksimakan dalam menerapkan UbD
TUGAS
Mengembang tugas yang cukup berat karena perlu memberikan pelatihan kerja kepada guru mengenai variasi, metode, serta media yang akan disesuaikan dengan karakteristik peserta didik
BUDAYA SEKOLAH
Kurangnya SDM dalam menguasai rancangan UbD dalam pembelajaran
kesulitan mengubah pola berpikir yang telah menjadi ketetappan dalam waktu yang lama
PERENCANAAN
sulit merencanakan penerapan kerangka UbD karena dimulai dari hal kecil ke hal besar dalam penerapan tujuan jangka panjang
kesulitan daam mengkoordinir penyusunan perangkat pembelajaran yang dibuat dengan kerangka UbD
SOLUSI
BUDAYA SEKOLAH
memberikan pelatihan kepada SDM yang kurang mampu menguasai rancangan pembelajaran UbD.
mengajak kelompok kerja guru untuk bersama-sama mengembangkan kerangka berpikir UbD.
WAKTU
Perlunya sikap konsisten untuk mau menerapkan dan mengarahkan anggota sekolah dalam menggunakan UbD sebagai rancangan pembelajaran
TUGAS
Melakukan kegiatan monitoring dibawah kepala sekolah
PERENCANAAN
diperlukan pengarahan dan memberikan format agar dilapangan berjalan lancar.
berkolaborasi baik dengan kepala sekolah, guru, waka kurikulum dengan membentuk suatu kelompok untuk merencanakan kerangka UbD.
SISWA
PROBLEMATIKA
Siswa belum terbiasa pada penerapan UbD karena berbeda dengan penerapan model yang biasa digunakan
peserta didik kuwalahan karena terlau diforsir guna kelancaran penerapan kurikulum UbD
siswa perlu pemahaman lebih dalam pada materi yang diajarkan
peserta didik dituntut untuk mampu menstransfer apa yang sudah mereka pelajari
SOLUSI
sebagai guru dapat menciptakan pembelajaran UbD semenarik mungkin agar peserta didik tidak bosan dan mudah memahami
guru mampu mengembangkan perangkat pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan peserta didik
peserta didik harus mampu berpikir kritis karena melibatkan daam penerapan kerangka UbD yang memiliki tujuan dan mengembangkan kesadaran diri pesdik
GURU
PROBLEMATIKA
Kurangnya pengetahuan guru mengenai penerapan kurikulum UbD
Terjadi perombakan penyusunan kurikulum oleh guru
SOLUSI
guru harus mempunyai latar belakang mendalam tentang kurikulum UbD
mengembangkan strategi khusus dan pendekatan umum bahwa pemikiran peserta didik terlihat selama proses pembelajaran
merencanakan pengamalan belajar yang harus dimiliki peserta didik
guru perlu mendesign tiga tahap pembelajaran untuk pemahaman kurikulum menggunakan kerangkan UbD.