Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Penerapan Design Thinking dalam Berbagai Konteks Sekolah - Coggle Diagram
Penerapan Design Thinking dalam Berbagai Konteks Sekolah
Prinsip pengajaran dan asesmen yang efektif I sekolah menengah
Peluang
Guru dapat lebih kreatif dalam menerapkan strategi pembelajaran
Guru dapat melakukan inovasi-inovasi dengan pembelajaran yang menggunakan teknologi
Guru dapat meningkatkan kualitas pendidikan dengan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi
Tantangan
Bentuk penilaian/ asesmen yang digunakan harus bermacam-macam
Tidak semua sekolah/ peserta didik memiliki fasilitas teknologi yang memadai
Proses pembelajaran yang perlu disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik
Filosofi Pendidikan Indonesia
Peluang
Dengan berkembangnya design thinking dan teknologi, guru memiliki peluang untuk mengenalkan budaya-budaya dengan lebih luas dan lebih mudah
Sesuai dengan prinsip pendidikan Indonesia, design thinking bersifat human-centered atau berpusat pada manusia
Menerapkan prinsip-prinsip Pancasila dalam kehidupan sehari-hari peserta didik
Tantangan
Guru dituntut untuk mengajarkan dan membimbing peserta didik dalam mempersiakan profesinya di masa mendatang sesuai dengan kodrat zaman
Adanya kelas multikultural yang membuat guru harus lebih kreatif dan inovatif dalam menerapkan pembelajaran
Pemahaman tentang peserta didik dan pembelajarannya
Peluang
Ditujukan kepada peserta sehingga Design thinking dapat mewadahi kebutuhan peserta didik
Membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir kreatif
Mengakomodir peserta didik dalam mengembangkan kemampuan otak kiri dan mensinergikannya dengan kemampuan otak kanan
Tantangan
Beragamnya karakteristik peserta didik yang perlu disesuaikan dengan kebutuhannya dalam proses pembelajaran
Meningkatnya persyaratan untuk jaminan kualitas pembelajaran
Pengajaran dan pembelajaran daring dan bauran
Peluang
Memanfaatkan fasilitas yang ada baik secara online maupun offline
Meningkatkan kualitas pendidik dalam membuat rancangan pembelajaran
Perkembangan teknologi dapat mendukung kreativitas guru dalam mengembangkan suatu proses pembelajaran
Tantangan
Terbatasnya waktu, sinyal, kuota, media dan sarana prasarana
Model pembelajaran harus sesuai dengan media yang dikembangkan
Guru dan peserta didik perlu selektif dalam menggunakan teknologi atau data elektronik