Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Keadaan Masyarakat Indonesia Pada Masa Awal Kemerdekaan - Coggle Diagram
Keadaan Masyarakat Indonesia Pada Masa Awal Kemerdekaan
Peristiwa Sekitar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Reaksi di Berbagai Daerah atas Berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Insiden Hotel Yamato Surabaya
Di atas Hotel Yamato di Surabaya, orang Belanda mengibarkan bendera Belanda tanpa seijin pemerintah setempat. Pemuda-pemuda Indonesia merasa tersinggung dan mereka merobek bagian biru dari bendera Belanda menjadi bendera merah putih. Sementara itu, ada perundingan yang terjadi di dalam hotel yang dipimpin oleh Sudirman dan Mr. W.V.Ch.Ploegman dari Belanda.
Pertempuran Kotabaru Yogyakarta
Pertempuran ini terjadi pada 7 Oktober 1945. Pihak Jepang tidak mau menyerahkan senjatanya ke BKR yang terdiri oleh Oemar Djoyo, R. P. Soedarsono, dan Badarsono. Pihak Jepan terdiri oleh Mayor Otsuka, Kenpentai Sasaki, dan Kapten Ito. Pihak Indonesia meminta menyerahkan senjata Jepan dengan sukarela tetapi ditolak. Jadi pada pukul 03:00 WIB, pemuda Indonesia menyerbu markas Jepang. 21 pemuda tewas dan tentara Jepang menyerah kepada Indonesia.
Pertempuran Lima Hari di Semarang
Setelah berita proklamasi sampai di Semarang, pemuda Semarang juga melakukan pelucutan senjata Jepang yang dipimpin oleh Mayor Kido pada tanggal 14 Oktober 1945. Mereka memindahkan 400 tawanan Jepang ke pabrik gula tetapi tawananya melarikan diri dan bergabung dengan Kido Butai di Jatingaleh. Tetapi suasana mulai kacau saat ada rumor bahwa Jepang akan meracuni sumber air. Dr. Karyadi yang memeriksa sumber air tersebut di tembak mati dan membuat para pemuda marah. Pertarungan itu berlangsung selama 5 hari sampai pasukan Jepang dilucuti tentara Sekutu,
Peristiwa Sulawesi Selatan
Pemuda Sulawesi merasa tidak puas dengan pemerintahan daerah GSSJ yang menunjuk Mr. Andi Zainal Abidin sebagai sekretaris dan mereka merencanakan perebutan gedung vital seperti gedung pemerintahan, markas polisi, dan lain lain. Jadi pada tanggal 28 Oktober 1945, mereka menyerang tetapi dicegah oleh Sekutu.
Pertempuran Aceh
Jepang melarang pemuda Aceh untuk berkumpul jadi mereka membentuk Angkatan Pemuda Aceh dan Jepang menyuruh mereka dibubarkan tetapi para pemuda menolah dan melakukan pengambilalihan kantor kantor pemerintah dan mengkibarkan bendera merah putih di daerah Langsa, Lho'Nga, dan Ulee Lheue.
Pengibaran Bendera Merah Putih di Palembang
Pada tanggal 8 Oktober 1945, Dr. A. K. Gani memimpin upacara pengibaran bendera merah putih dan mengumumkan bahwa Palemban berada di bawah Republik Indonesia dan Jepang menghindari kegiatan tersebut.
Rapat Raksasa di Lapangan Ikada, Jakarta
Para pemuda yang tergabung dalam Komite Van Aksi mengumpulkan ribuan rakyat di Lapangan Ikada untuk mempertemukan para pemimpin negara dengan rakyatnya
19 Oktober 2022
Situasi pinggir lapangan dijaga ketat oleh militer Jepang
Makna rapat raksasa di Lapangan Ikada Jakarta:
Perwujudan kewibawaan pemerintah terhadap rakyatnya
Berhasil menggunggah dukungan besar dari rakyat terhadap pemerintah RI
Berhasil mempertemukan rakyat dengan pemerintah RI
Penyebarluasan Berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Kantor Berita DOMEI
Pada 17 Agustus 1945 sekita jam 18:30 WIB, Wartawan Kantor Berita Domei Syahruddin menyampaikan fotokopi teks proklamasi ke Waidan B. Palenewen selaku Kepala Bagian Radio. Ia memerintahkan F. Wuz yaitu seorang telekomunikasi untuk menyiarkan berita Proklamasi tiga kali berturut turut.
Tetapi karena Jepang tidak ingin kabar kemerdekaan disebarkan, Jepang memerintahlan Kantor Berita Jepang disegel pada tanggal 20 Agustus 1945 dan meralat berita proklamasi sebagai kekeliruan. Tetapi dengan bantuan teknisi radio, mereka membuat pemancar baru di Menteng 31 dan diberikan kode panggilan DKJ 1.
Radio Hoso Kanri Kyouku (RRI)
Tepat pada pukul 19:00 WIB penyiar seperti M. Yusuf Ronodipuro, Bachtiar Lubis, dan Suprapto menyiarkan kemerdekaan melalui radio yang dimiliki pemerintah Jepang.
Kawat Telepon dan Surat Kabar
Adam Malik menyampaikan teks proklamasi ke Asa Bafaqih yang menulis sampai mencapai seluruh daerah melalui pers Harian "Soeara Asia" dari Surabaya yang menjadi surat koran pertama yang menyiarkan berita proklamasi.
Sarana Lain
Lisan, pemasangan pamflet, poster, coret-coretan di jalan atau gerbong kereta api.
Pernyataan Kasultanan Yogyakarta Kepada Pemerintah Republik Indonesia
19 Agustus 1945
Pengucapan selamat atas kemerdekaan RI
20 Agustus 1945
Pengucapan selamat atas kemerdekaan RI
5 September 1945
Pengucapan selamat atas kemerdekaan RI
Peristiwa-peristiwa Heroik Sekitar proklamasi
Peristiwa Bandung Lautan Api
12 Oktober 1945
Mendaratnya sekutu di kota Bandung
Pemimpin: Brigadir Mc Donald
Terjadinya bentrokan antara pihak sekutu dan TKR dibantu oleh rakyat
Brigadir Mc Donald menyampaikan ultimatum kepada gubernur Jawa Barat agar Bandung Utara dikosongkan oleh penduduk
Mendapatkan sambutan dari pihak tentara dengan politik bumi hangus
Pejuang meninggalkan kota Bandung dengan membumihanguskan kota Bandung bagian Utara
Terjadinya pertempuran
Paling besar : Desa Dayeuhkolot, sebelah selatan kota Bandung
1 more item...
Peristiwa Merah Putih Manado
NICA bersikap melecehkan kemerdekaan Indonesia di Manado dan melakukan penangkapan sejumlah tokoh untuk mengamankan kedudukan mereka
Pejuang Manado pun membentuk PPI dan mengancam keberadaan NICA
Beberapa dari mereka akhirnya ditangkap dan senjata dilucuti
14 Februari 1946
PPI menyerbu markas NICA dan merobek warna biru pada bendera dan mengibarkan bendera Merah Putih lalu menguasai markas tersebut
Pendukung kemerdekaan RI membentuk pemerintahan berdaulat dan B.W. Lapian terpilih sebagai residennya
Pertempuran 10 November Surabaya
Diperingati sebagai hari pahlawan
Sesuai terjadinya insiden Hotel Yamato, pihak sekutu meminta Presiden Soekarno untuk meredakan situasi
Kesepakatan diperoleh dengan diadakannya gencatan senjata antara pihak Sekutu dengan pejuang Indonesia.
Walaupun begitu, masih sering terjadi bentrokan antara kedua pihak
Puncak Insiden
30 Oktober 1945
Terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby
Pimpinan tentara Inggris untuk
Jawa Timur
Pengangkatan Mayor Jenderal Manserg
Mengeluarkan ultimatum
4 more items...
Pertempuran Medan Area
9 Oktober 1945
Kedatangan tentara sekutu di kota Medan
Pemimpin: T.E.D Kellly
Terjadinya bentrokan karena sekutu berupaya untuk mengambilalih gedung-gedung pemerintahan
Sekutu mengeluarkan ultimatum
1 Desember 1945
Sekuu memasang papan nama di sekitar Medan
"Fixed Boundaries Medan Area"
1 more item...
April 1946
Inggris berhasil menguasai kota Medan dengan mendeseak pemerintah RI untuk keluar kota Medan
10 Agustus 1946
1 more item...
Pertempuran Palagan Ambarawa
Semarang kedatangan pasukan Sekutu (AFNEI)
Pimpinan Sekutu = Brigadir Jenderal Bethel
Diboncengi oleh NICA (Belanda) yang ingin berkuasa lagi di Indonesia
Terjadinya bentrokan di Magelang
Pemimpin bentrokan: M. SARBINI
Tentara sekutu mundur dan pergi ke Ambarawa
Mendapat hadangan dari pasukan yang dipimpin oleh Oni Sastrodihardjo
Berusaha untuk menguasai 2 desa
Mendapat serangan dari pasukan yang dipimpin oleh Letkol Isdiman
Letkol Isdiman tewas
1 more item...
12 Desember 1945
15 Desember 1945
2 more items...
Serangan dilancarkan, pertempuran berlangsung selama 4 hari