Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
PEMIKIRAN FILOSOFIS KI HADJAR DEWANTARA - Coggle Diagram
PEMIKIRAN FILOSOFIS KI HADJAR DEWANTARA
Kekuatan soio-kultural
Pendidikan bertujuan untuk menuntun (memfasilitasi/membantu) anak untuk menebalkan garis samar-samar agar dapat memperbaiki laku-nya untuk menjadi manusia seutuhnya.
Anak bukan kertas kosong yang bisa digambar sesuai keinginan orang dewasa.
Proses ‘menebalkan’ kekuatan kodrat anak yang masih samar-samar
Dasar pendidikan anak
Kodrat alam
Sifat lingkungan di mana anak berada
Bentuk lingkungan di mana anak berada
Pendidikan saat ini menekankan pada kemampuan anak untuk memiliki Keterampilan Abad 21
Kodrat zaman
Isi & Irama
Muatan atau konten pengetahuan yang diadopsi sejatinya tidak bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan konteks sosial budaya yang ada di Indonesia. Kekuatan sosial budaya Indonesia yang beragam dapat menjadi kekuatan kodrat alam dan zaman dalam mendidik
Konteks lokal sosial budaya peserta didik di Indonesia Barat tentu memiliki karakteristik yang berbeda dengan peserta didik di Indonesia Tengah atau Indonesia Timur
Budi Pekerti
Arti dari budi pekerti
Budi pekerti, atau watak atau karakter merupakan perpaduan antara gerak pikiran, perasaan dan kehendak atau kemauan sehingga menimbulkan tenaga
Budi pekerti juga dapat diartikan sebagai perpaduan antara Cipta (kognitif), Karsa (afektif) sehingga menciptakan Karya (psikomotor)
Budi Pekerti merupakan keselarasan (keseimbangan) hidup antara cipta, rasa, karsa dan karya
Budi Pekerti melatih anak untuk memiliki kesadaran diri yang utuh untuk menjadi dirinya (kemerdekaan diri) dan kemerdekaan orang lain
Keluarga
Keluarga menjadi tempat yang utama dan paling baik untuk melatih pendidikan sosial dan karakter baik bagi seorang anak
Keluarga merupakan tempat bersemainya pendidikan yang sempurna bagi anak untuk melatih kecerdasan budi-pekerti (pembentukan watak individual)
Keluarga merupakan sebuah ekosistem kecil untuk mempersiapkan hidup anak dalam bermasyarakat dibanding dengan institusi pendidikan lainnya
Alam keluarga menjadi ruang bagi anak untuk mendapatkan teladan, tuntunan, pengajaran dari orang tua
Keluarga dapat menjadi tempat untuk berinteraksi sosial antara kakak dan adik sehingga kemandirian dapat tercipta karena anak-anak saling belajar antara satu dengan yang lain dalam menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi
Peran orang tua sebagai guru, penuntun, dan pemberi teladan menjadi sangat penting dalam pertumbuhan karakter baik anak
Contoh
Sesorang yang memiliki budi pekerti jujur maka kecil kemungkinan ia melakukan kebohongan atau mengambil sesuatu yang bukan miliknya atau bahkan ia akan merasa terganggu jika melihat ketidakjujuran terjadi di sekitarnya.
Wawasan tentang kejujuran (kognitif)
Perasaan gelisah/tidak nyaman melihat ketidakjujuran (afektif)
Berperilaku jujur (psikomotorik)
Dasar budi pekerti
Kertas yang Bertuliskan Tulisan Samar
Bagian biologis adalah bagian yang berhubungan dengan rasa
Bagian
intelligible
adalah bagian yang berhubungan dengan kemampuan kognitif atau berpikir menyerap pengetahuan
Cara untuk peserta didik dapat mengemukakan pendapat di kelas
Melatih keberanian berpendapat (akal)
Mengasah perasaan dan perilaku (rasa)
Memunculkan kehendak (karsa)
Sistem Among
Metode yang menekankan pada proses pembelajaran yang dikenal dengan
Ing Ngarso Sung Tulodho
(di depan memberi teladan)
Guru memahami secara utuh tentang apa yang dapat ia bantu kepada peserta didik, menjadi teladan dalam budi pekerti dan tingkah laku
Ing Madyo Mangun Karso (ditengan membangun kehendak)
Guru diharapkan mampu membangkitkan semangat, berswakarsa, dan berkreasi bersama murid dengan membuka dialog dengan murid, berperan sebagai narasumber dan penuntun
Tut Wuri Handayani
(di belakang memberi dorongan)
Guru tidak sekedar memberikan motivasi, tetapi juga memberikan saran dan rekomendasi dari hasil pengamatannya, agar murid mampu mengeksplorasi daya cipta, rasa, karsa dan karyanya
Dasar dari sistem among
Kodrat Alam
Syarat untuk mencapai kemajuan pendidikan sesuai dengan potensi peserta didik
Kemerdekaan
Syarat untuk menghidupkan dan menggerakkan kekuatan lahir dan batin peserta didik hingga dapat mencapai selamat dan bahagia
Definisi
Momong
Merawat dengan penuh ketulusan dan penuh kasih sayang serta mentransformasikan kebiasaan-kebiasaan baik disertai dengan do'a dan harapan
Among
Memberikan contoh tentang baik dan buruh tanpa harus mengambil hak murid agar bisa tumbuh dan berkembang dalam suasana batin yang merdeka sesuai dengan dasarnya
Ngemong
Proses untuk mengamati, merawat, dan menjaga agar murid mampu mengembangkan dirinya, bertanggung jawab dan disiplin berdasarkan nilai-nilai yang telah diperoleh sesuai dengan kodratnya
Contoh dalam kehidupan
Saat proses pembelajaran guru bertanya dan membuka dialog dengan murid tentang kesulitan belajarnya, mendengarkan keluh kesah dan perasaanya dengan berbagai cara seperti melalui gambar, tulisan dan lainnya yang membuat murid nyaman mengutarakannya, sehingga murid mungkin dapat merasakan perhatian, kasih sayang dari guru yang dapat membangkitkan semangat belajarnya.
Peserta didik melihat bahwa guru sebagai contoh berperilaku kepada orang lain dengan perhatian dan kasih sayang
Guru dapat menuntun murid untuk memahami bahwa wajar untuk melakukan kesalahan.
Guru dapat mengajak dan melibatkan peserta didik untuk menentukan tujuan belajarnya, dengan menanyakan kesukaannya, keinginan belajarnya, dan lain-lain yang peserta didik merasa dihargai dan didengarkan.