Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Sistem ekonomi Indonesia pada era Reformasi - Coggle Diagram
Sistem ekonomi Indonesia pada era Reformasi
Karakteristik
liberalisasi arus keuangan tidak menyumbang pada investasi modal baru dalam skala besar dan aktivitas produktif jangka panjang.
privatisasi besar-besasan terhadap perusahaan negara.
ketergantungan negara pada utang luar negeri
menyerahkan layanan publik pada mekanisme pasar: pendidikan, kesehatan, air minum/bersih, penyediaan rumah, dan lain sebagainya.
keterbukaan dan ketergantungan terhadap kapital asing.
pemberlakuan liberalisasi perdagangan, baik secara regional/kawasan ataupun bilateral.
pendapatan negara bergantung, terutama sekali, pada ekspor bahan mentah.
kelebihan & kekurangan
Kelebihan
Semua pihak mempunyai hak dalam mempunyai sumber-sumber produksi baik barang dan jasa
Meningkatkan suatu efisiensi dan efektivitas tinggi yang didasarkan motif mencari laba
Menimbulkan dan meningkatkan persaingan untuk maju
Munculnya barang-barang yang berkualitas tinggi suapaya bisa laku di pasaran
Menumbuhkan inisiatif dan kreasi pada masyarakat dalam mengatur suatu kegiatan perekonomian
Hak dalam memilih sektor usaha disesuaikan dengan kemampuan
Produksi didasarkan suatu kebutuhan masyarakat
kekurangan
ketergantungan negara pada utang luar negeri yang, pada gilirannya, membuat negara ini seperti “terperangkap”.
Hilangnya pendapatan negara dari perusahaan multi-nasional
Rezim neoliberal juga merangsang investasi dengan bersandar pada tenaga kerja murah.
Otoritas keuangan hanya bekerja untuk mengatasi soal likuiditas.
memaksa rakyat membayar mahal hasil produksi atau jasa yang dijual oleh perusahaan yang sudah diprivatisasi
Pasar dalam negeri dikuasai oleh produk asing
pendapatan negara bergantung, terutama sekali, pada ekspor bahan mentah
Prestasi
Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terbilang stabil
Indonesia mampu menjaga inflasi sesuai target, yaitu +/- 3,5 persen
Angka inflasi yang stabil
Menekan angka kemiskinan
Menyamaratakan harga di seluruh Indonesia
Sistem
Sistem ekonomi pasca reformasi ditandai dengan menguatnya semangat liberalisme ekonomi. Selain itu, kebijakan perekonomian Indonesia juga makin terdikte oleh IMF dan Bank Dunia.
Rezim pasca reformasi makin mengarah ke neoliberalisme. Proses ini semakin dimantapkan oleh dua periode kekuasaan SBY.
Sumber
https://www.merdeka.com/uang/meski-ekonomi-tak-meroket-presiden-jokowi-cetak-prestasi-ini-di-5-tahun-pertama.html
https://www.solopos.com/4-prestasi-ekonomi-indonesia-versi-pemerintahan-jokowi-jk-1025783
https://cirebon.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-04656592/bandingkan-prestasi-ekonomi-indonesia-ossy-ngamuk-perlihatkan-kehebatan-sby-daripada-jokowi
https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-ciri-kelebihan-dan-kekurangan-sistem-ekonomi-liberal-beserta-contohnya-lengkap/
https://medium.com/@wahyunimuzhar1296/sistem-ekonomi-pasca-reformasi-ditandai-dengan-menguatnya-semangat-liberalisme-ekonomi-61d9128fb3ba