Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
TEORI PEMISAHAN/INDIVIDUASI MAHLER - Coggle Diagram
TEORI PEMISAHAN/INDIVIDUASI MAHLER
Konsep & Metode
Mahler mengonseptualisasikan gangguan yang biasanya muncul pada tahun ketiga atau keempat kehidupan atau sedikit kemudian.
FASE PENGEMBANGAN NORMAL
Fase Autistik Normal (lahir hingga 1 bulan)
Mahler mengatakan bayi yang baru lahir (bayi hingga usia 1 bulan) "menghabiskan sebagian besar harinya dalam keadaan setengah tidur, setengah terjaga"
Fase Simbiotik Normal (1 hingga 5 bulan)
Pada usia sekitar 1 bulan, bayi mulai lebih menikmati rangsangan dari ibu — dari sentuhan, bau, nada suara, dan cara dipegang tertentu.
Biografi
Margaret S. Mahler (1897–1985) dilahirkan di kota kecil Sopron, Hongaria, tidak jauh dari Wina, Austria.
Mahler menerima gelar medisnya dari Universitas Jena pada tahun 1922.
PROSES PEMISAHAN / INDIVIDUASI
Subphase Diferensiasi (5 hingga 9 bulan).
Mahler percaya bayi itu didorong secara matang untuk mengembangkan fungsi independen dan menjelajahi dunia yang lebih luas.
Early Practicing (9 hingga 12 bulan)
Fase latihan diantar oleh kemampuan bayi untuk merangkak.
The Practicing Subphase Proper (12 hingga 15 bulan).
Mahler menekankan kekuatan dorongan bawaan menuju penggerak dan penjelajahan, dan kesenangan bayi dalam aktivitas ini menjadi intens begitu mereka bisa berjalan.
Rapprochement (15 hingga 24 bulan)
Mahler dan rekan-rekannya mengamati bahwa pada usia 15 atau 16 bulan, balita di kamar bayi mengalami perubahan besar
Beginnings of Emotional Object Constancy (24 hingga 30 bulan)
Mahler mengatakan pencapaian keteguhan objek memiliki dua prasyarat. Pertama, anak itu harus mengembangkan objek keabadian dalam pengertian Piaget.
EVALUASI
Mahler telah menggerakkan teori Freudian ke arah antarpribadi.Dia telah memberi kita penjelasan yang jelas tentang bagaimana bayi mencapai rasa kedirian dalam hubungan antarpribadi.
Stern mengkritik Mahler karena "merendahkan" bayi. Artinya, Mahler mulai dengan upaya untuk memahami keadaan patologis (autisme dan simbiosis) dan mencari mereka pada masa bayi normal. Pendekatan ini, kata Stern, mengubah pandangan kita tentang perkembangan normal.