Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
CHAPTER 16: MOTIVATION THEORY AND PRACTICE Salsabella Marsadania…
CHAPTER 16: MOTIVATION THEORY AND PRACTICE
Salsabella Marsadania 1906358373
INDIVIDUAL NEEDS & MOTIVATION
MOTIVATION
Memprediksi level, arahan, kegigihan & usaha pada pekerjaan
Orang yang motivasi tinggi bekerja keras
MASLOW'S HIERARCHY OF NEEDS
Lower-order
Physiological
Safety
Social Needs
Higher-order esteem
Self-actualization
ALDERFER'S ERG THEORY
Existence
Relatedness
Growth Needs
HERZBERG's 2 FACTOR THEORY
Pentingnya kedua konten & konteks pekerjaan untuk memotivasi & perform
McCELLAND's ACQUIRED NEEDS THEORY
Kebutuhan untuk mencapai, afiliasi & kekuatan yang dapat pengaruhi keinginan dari pekerjaan
PROCESS THEORIES OF MOTIVATION
ADAM'S EQUITY THEORY
Perbandingan sosial terjadi ketika hadiah didistribusi di tempat kerja
Orang yang merasa diperlakukan tidak adil merasa termotivasi untuk berperilaku yang mengurangi ketidak adilan
Ketidakadilan menyebabkan kinerja seseorang kurang maksimal
THE CONCEPT OF EQUITY SENSITIVITY
Tidak semua pegawai peduli dengan diperlakukan secara adil
Tidak semua pegawai merespon ketidakadilan dengan sama
VROOM'S EXPECTANCY THEORY
Motivation = Expectancy x Instrumentality x Valence
LOCKE's GOAL SETTING THEORY
Mendukung kekuatan motivasi dari suatu tujuan
Tujuan pekerjaan harus spesifik & jelas, sulit tapi achievable & ditetapkan dengan partisipasi employee
BANDURA's SELF EFFICACY THEORY
Ketika seseorang percaya bahwa mereka mampu melaksanakan pekerjaan, mereka merasa percaya diri & lebih termotivasi
REINFORCEMENT THEORY
Human behavior dipengaruhi lingkungannya
THE LAW OF EFFECT
Kebiasaan yang nyaman biasanya akan diulangi
Behavior yang diikuti "hukuman" biasanya tidak terulang
REINFORCEMENT STRATEGIES
Positive Reinforcement
Negative Reinforcement
Hukuman
Kepunahan
Works Best ketika mengikuti hukum kontingen & penguatan langsung
MOTIVATION & JOB DESIGN
JOB DESIGN
Proses pembuatan pekerjaan dengan memberikan pekerjaan spesifik untuk seseorang/grup
JOB SIMPLIFICATION
Menciptakan pekerjaan sempit dan berulang yang terdiri dari tugas-tugas yang terdefinisi dengan baik
Typical Assembly-line Jobs
JOB ENLARGEMENT
Memberi kesempatan untuk melakukan tugas-tugas yang disederhanakan
Job Rotation
Berpindah pekerjaan yang beda-beda dengan tingkat kemampuan yang serupa
THE JOB CHARACTERISTICS MODEL OF JOB DESIGN
Menganalisa pekerjaan berdasarkan
Skill Variety
Task Identity
Task Significance
Autonomy
Feedback
ALTERNATIVE WORK SCHEDULE
Membuat jam kerja menjadi lebih mudah & fleksibel untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pekerja & tanggung jawabnya
Options
Compressed Workweek
Flexible Working Hours
Job Sharing
Telecommuting
Part time work