Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Sosialisasi dan Kepribadian (6-10) (Faktor Pembentuk Kepribadian (FAKTOR…
Sosialisasi dan Kepribadian
(6-10)
Tahap-Tahap Sosialisai
Tahap Bermain (PLAY STAGE)
Pada tahap ini penuh dengan kepura-puraan dimana anak akan bertindak dan berperilaku sebagai orang lain.
Tahap Permainan (GAME STAGE)
Pada tahap ini menuntut seseorang agar berperan secara utuh. Sehingga mulai terbentuk kepribadian yang kokoh.
Tahap Orang Lain Pada Umumnya (GENERALIZED OTHER)
Tahapan ini, setelah kepribadian kokoh mulai terbentuk maka kemampuan mengevaluasi diri mereka dari sudut pandang orang lain atau masyarakat pada umumnya.
Pengertian Kepribadian
Menurut koswara (1991)
dalam pengertian sehari-hari, kepribadian adalah bagaimana individu menampilkan dan menimbulkan kesan bagi individu lain.
Menurut Calvin S. Hall dan Gardner lindzey (2000)
kepribadian adalah sesuatu yang memberi tata tertib dan keharmonisan terhadap segala macam tingkah laku berbeda-beda yang dilakukan si Individu.
Susunan Kepribadian
PENGETAHUAN
Pengetahuan yang dimiliki seseorang diperoleh melalui proses fantasi, pemahaman, dan konsep lahir dari pengamatan dan pengalaman mengenai bermacam-macam hal berbeda dalam lingkungan hidupnya.
PERASAAN
Perasaan yaitu kondisi fisik atau keadaan dalam kesadaran diri individu yang menghasilkan penilaian positif ataupun negatif terhadap sesuatu.
DORONGAN NALURI
Dorongan naluri adalah kemasan yang menjadi naluri pada setiap individu. Dorongan naluri pada diri manusia. Antara lain:
Dorongan seksual
Dorongan akan keindahan bentuk, warna, suara, dan gerak.
Dorongan untuk mencari makan dan mempertahankan hidup
Faktor Pembentuk Kepribadian
FAKTOR BIOLOGIS
Faktor biologis yang paling berpengaruh dalam pembentukan kepribadian adalah jika terdapat karakteristik fisik unik yang dimiliki seseorang.
FAKTOR GEOGRAFIS
faktor geografis yang dimaksud adalah keadaan lingkungan fisik (iklim, topografi, sumberdaya alam) dan lingkungan sosialnya.
FAKTOR KEBUDAYAAN
Kebudayaan dapat menjadi pedoman hidup manusia dan alat untuk memenuhi kebutuhan – kebutuhannya.
FAKTOR PENGALAMAN KELOMPOK
KELOMPOK REFERENSI
Dalam hal ini pembentukan kepribadian sangat ditentukan oleh pola hubungan dengan kelompok referensinya.
KELOMPOK MAJEMUK
Masyarakat majemuk memiliki kelompok – kelompok dengan budaya dan ukuran moral yang berbeda – beda.
Pola-Pola Sosialisasi
Sosialisasi Represif
Sosialisasi represif merupakan bentuk sosialisasi dengan adanya penekanan berupa hukuman terhadap individu yang melakukan pelanggaran terhadap norma.
Ciri-Ciri :
:check:Menghukum perilaku yang keliru
:check:Hukuman dan imbalan material
:check:Kepatuhan anak
:check:Komunikasi sebagai perintah
:check:Komunikasi nonverbal
:check:Berpusat pada orangtua
:check:Keluarga sebagai hal yang signifikan
Sosialisasi partisipatif
Sedangkan sosialisasi partisipatif merupakan proses sosialisasi yang lebih memfokuskan pada adat istiadat, nilai, dan norma tanpa melakukan paksaan dan kekerasan fisik.
Ciri-Ciri :
:check:Imbalan bagi perilaku baik
:check:Hukuman dan imbalan secara simbolis
:check:Adanya otonimi anak
:check:Komunikasi interaksi
:check:Komunikasi verbal
:check:Berpusat pada anak
:check:Diutamakan keperluan anak
:check:Keluarga sebagai generalized