Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
LANDASAN TEORITIS TP (Teori Komunikasi (Landasan teori komunikasi dalam…
LANDASAN TEORITIS TP
Teori Komunikasi
Kata komunikasi berasal dari bahasa Latin yaitu communicare yang berarti sama.Sama disini maksudnya adalah sama dalam hal pengertian dan pendapat antara komunikator dengan komunikan.
Kegiatan komunikasi yang berupa perilaku kompleks dan proses yang multi disipliner itu telah lama menjadi objek penelitian ilmuan.Akibatnya ilmu komunikasi dari waktu ke waktu makin berkembang dengan pesat ditandai dengan munculnya berbagai model dan teori komunikasi.
Landasan teori komunikasi dalam teknologi pendidikan
Ada lima perspektif yang bisa dilihat dari peranan media pembelajaran sebagai teknologi komunikasi
Media sebagai teknologi berfungsi sebagai penyampaian pesan khusus
Dia sebagai tutor atau guru
Media sebagai agen sosialisasi
Media sebagai motivator untuk belajar
Media sebagai alat mental untuk berpikir dan memecahkan masalah
Teori Informasi
Teknologi informasi adalah sarana dan prasarana (hardware,software,dan useware) sistem dan metode untuk memperoleh,mengirimkan,mengolah,menafsirkan,menyimpan,mengorganisasikan,dan menggunakan data secara bermakna.
Fungsi teknologi informasi dalam pendidikan,yaitu:
Sebagai gudang ilmu
Sebagai alat bantu pembelajaran
Sebagai fasilitas pendidikan
Sebagai penunjang adsminitrasi
Sebagai alat bantu manajemen sekolah
Sebagai infrastruktur sekolah
Landasan teori teknologi informasi
Penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran diawali oleh Burhus Frederick Skiner (1954) dengan konsep pembelajaran terprogram tahun 1958.
Prinsip-prinsip pembelajaran berdasarkan teori tersebut yaitu:
Respon peserta didik harus diperkuat secepatnya dan sesering mungkin
Berikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengontrol laju kecepatan belajarnya sendiri
Perhatikan bahwa peserta didik mengikuti suatu urutan yang kohoren dan terkendalikan
Beritahukan kemajuan belajar peserta didik
Teori Pembelajaran
Pembelajaran adalah suatu usaha untuk membuat peserta didik belajar atau suatu kegiatan untuk membelajarkan peserta didik.Pembelajaran disebut juga kegiatan pembelajaran (instruksional) adalah usaha mengelola lingkungan dengan sengaja agar seseorang membentuk diri.
Teori Pembelajaran
Pendekatan modifikasi tingkah laku
Teori ini menganjurkan agar para guru menerapkan prinsip penguatan (reiforcement) untuk mengidentifikasi aspek situasi pendidikan yang penting dan mengatur kondisi sedemikian rupa yang memungkinkan peserta didik dapat mencapai tujuan-tujuan pendidikan.
Teori pembelajaran konstruk kognitif
Pada teori ini pembelajaran harus memperhatikan perubahan kondisi internal peserta didik yang terjadi selama pengalaman belajar diberikan di kelas.
Teori belajar berdasarkan prinsip-prinsip belajar
Untuk belajar peserta didik harus mempunyai perhatian dan responsif terhadap materi yang akan dipelajari.
Semua proses belajar memerlukan waktu.
Di dalam peserta didik yang sedang belajar selalu terdapat suatu alat ukur internal yang mengontrol motivasi serta menetukan sejauh mana dan dalam bentuk apa peserta didik bertindak dalam suatu situasi tersebut.
Pengetahuan tentang hasil yang diperoleh selama proses belajar merupakan faktor penting sebagai pengontrol.
Teori pembelajaran berdasarkan analisis tugas
Secara sistematis mengenai tugas-tugas pengalaman belajar yang akan diberikan kepada peserta didik,yang kemudian disusun secara hierarkis dan diurutkan sedemikian rupa tergantung dari tujuan yang ingin dicapai.
Teori pembelajaran berdasarkan psikologi humanistis
Guru harus memperhatikan pengalaman emosional dan karakteristik khusus peserta didik seperti aktualisasi peserta didik.
Teori Belajar
Belajar (learning) adalah suatu proses yang komplek yang terjadi pada semua orang dan berlangsung seumur hidup sejak ia masih bayi sampai ke liang lahat nanti (Sadiman dkk.,1986:2).
Teori belajar behaviorisme
Prinsip-prinsip
Proses belajar dapat terjadi dengan baik bila perserta didik bersifat aktif di dalamnya.
Materi pelajaran disusun dalam urutan yang logis supaya perserta didik mudah mempelajarinya dan dapat mmeberikan respons tertentu.
Tiap-tiap respons harus diberi umpan balik (feedback) secara langsung supaya perserta didik dapat mengetahui apakah respons yang diberikan telah benar.
Setiap kali perserta didik memberikan respons yang benar perlu diberi penguatan (reinforcement) (Hartley & Davies,1978 dalam Toeti Soekamto,1922:23)
Teori behaviorisme sangat menekankan pada apa yang dpat dilihat yaitu tingkah laku,tidak memperhatikan apa yang terjadi dalam pikiran manusia dan lebih menekankan hasil daripada proses belajar.
Teori belajar kognitif
Prinsip teori kognitif, belajar adalah perubahan persepsi dan pemahaman yang tidak selalu dapat dilihat sebagai tingkah laku.
Teori perkembangan Piaget
Menurut Piaget,perkembangan kognitif merupakan suatu proses genetika yaitu proses yang didasarkan atas mekanisme biologis yaitu perkebangan sistem syaraf.
Tahap perkembangan kognitif anak:
Tahap sensor motorik yang bersifat internal (0-2 tahun)
Tahap preoperasional (2-6 tahun)
Tahap operasional konkret (6-12 tahun)
Tahap formal yang bersifat internal (12-18 tahun)
Teori kognitif burner
Menurut Burner perkembangan seseorang terjadi melalui tiga tahap yang ditentukan oleh caranya melihat lingkungan.
Tahap enaktif (Peserta didik melakukan aktivitas-aktivitasnya dalam usaha memahami lingkungan)
Tahap ikonik (Peserta didik melihat dunia melaui gambar-gambar dan visualisasi verbal)
Tahap simbolik (Peserta didik mempunyai gagasan-gagasan abstrak yang banyak dipengaruhi bahasa dan logika serta komunikasi dilakukan dengan pertolongan sistem simbol)
Teori belajar bermakna menurut Ausebel
Menurut Ausebel belajar haruslah bermakna materi yang dipelajari di asimilasikan secara non arbiter dan berhubungan dengan pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya.
Teori belajar humanisme
Menurut teori humanisme proses belajar harus dimulai dan ditunjukan untuk kepentingan memanusiakan manusia,yaitu mencapai aktualisasi diri,pemahaman diri,dan realisasi diri peserta didik yang belajar secara optimal.
Teori belajar sibernetik
Teori belajar sibernetik berkembang sejalan dengan perkembangan ilmu informasi.Menurut teori sibernetik belajar adalah mengelola informasi (pesan pembelajaran).
Teori belajar konstruktivisme
Teori konstruktivisme yang landasan dasarnya schema.Teori schema memandang bahwa proses pembelajaran sebagai cara mengaitkannya dengan struktur kognitif yang sudah ada.