Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Bayi prematur, OK. Hifzhan Razaqa Idham 1808260114 SGD 14 - Coggle…
Bayi prematur
Resusitasi Pada Bayi
Pemberian bantuan napas buatan melalui hidung dan mulut bayi
Kompresi atau menekan dada bayi secara konsisten untuk merangsang kerja jantung dan melancarkan sirkulasi darah bay
Memeriksa Pernapasan
Pemberian obat-obatan untuk membantu memulihkan kondisi bayi, jika diperlukan
Memeriksa Kondisi Kesadaran
Pemberian stimulasi atau rangsangan untuk memancing bayi bernapas sendiri
Imunisasi Pada Bayi
Usia kurang dari 1 tahun: BCG, hepatitis B, polio, DPT, campak, HiB, pneumokokus, rotavirus
Usia 1-4 tahun: DPT, polio, MMR, tifoid, hepatitis A, varisela, influenza, HiB, pneumokokus
Usia 5-12 tahun: DPT, polio, campak, MMR, tifoid, Hepatitis A, varisela, influenza, pneumokokus.
Usia 12-18 tahun: Td, hepatitis B, MMR, tifoid, hepatitis A, varisela, influenza, pneumokokus, HPV.
Usia lanjut usia: influenza, pneumokokus (vaksin PCV).
Perawatan Bayi Prematur
Bantuan pernapasan bisa dilakukan dengan metode seperti menggunakan respirator, Continuous Positive Airway Pressure (C-PAP) atau bantuan udara ke paru-paru, dan tudung oksigen.
Untuk makan, bayi prematur biasanya mendapat asupan melalui intravena maupun tabung.
Bayi prematur akan dirujuk ke Neonatal Intensive Care Unit (NICU).
Bayi yang lahir pada usia 25 - 29 minggu belum bisa menerima ASI. Ini karena bayi prematur biasanya memiliki sistem pencernaan yang belum matang serta belum mampu untuk mengisap, menelan, dan bernapas secara normal. Selama masa ini, bayi prematur perlu mendapatkan penanganan medis sehingga perlu tinggal di rumah sakit selama beberapa waktu
Klasifikasi Berat Bayi Lahir
Berat Bayi Lahir Normal
Berat Bayi Lahir Lebih
Berat Bayi Lahir Rendah
Teknik Pemberian ASI
Football hold
Slide-lying position
Cradle position (Tummy to tummy)
Jaundice Pada Bayi
Patologis
Ikteruspatologiterjadi dalam 24 jam pertama segera setelah lahirdan menetap setelah dua minggu pertama
bilirubinmeningkat >5 mg/dlper hari, kadar bilirubin direk melebihi satumg/dldan mempunyai hubungan dengan proses hemolitik
Fisiologis
Ikterusfisiologi akan munculpada hari kedua dan ketiga pasca lahirdanterlihat jelas pada hari ke-5 sampai ke-6
Kadarbilirubin indirek neonatus cukup bulan tidak melebihi 10 mg/dl, peningkatan kadar bilirubin tidak melebihi limamg/dl per hari dengan kadar bilirubin direk tidak melebihi satumg/dl. Ikterustidak terbukti terkaitdengan keadaanpatologisdanmenghilang pada 10 hari pertama
APGAR Score
)
New Ballard Score
OK. Hifzhan Razaqa Idham
1808260114
SGD 14