Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
POSTUR KERJA (Metode Analisa Postur Kerja metode-analisis-data-1 (REBA…
POSTUR KERJA
Metode Analisa Postur Kerja
REBA
Rapid Entire Body Assesment, metode yang digunakan secara cepat untuk menilai postur seorang pekerja
Hal yang mempengaruhi metode ini yaitu faktor coupling, beban eksternal yang ditopang oleh tubuh serta aktivitas pekerja
Input Metode REBA
- Pengambilan data postur pekerja menggunakan handycam atau video camera.
- Penentuan sudut batang tubuh, leher, kaki, lengan atas, lengan bawah dan pergelangan tangan.
Langkah-langkah REBA
- Pengambilan data postur pekerja menggunakan bantuan video atau foto.
- Penentuan Sudut – sudut dari bagian tubuh pekerja.
- Penentuan Skor Grup A dan Skor Grup B.
- Penentuan berat benda yang diangkat, coupling dan activity score.
- Perhitungan Nilai REBA untuk Postur yang Bersangkutan
RULA
- Rapid Upper Limb Assesment adalah metode yang dikembangkan dalam bidang ergonomi yang menginvestigasi dan menilai posisi kerja yang dilakukan oleh tubuh bagian atas.
- Metode ini digunakan untuk mengambil nilai postur kerja dengan cara mengambil sampel postur dari satu siklus kerja yang dianggap mempunyai resiko berbahaya bagi kesehatan si pekerja, lalu diadakan penilaian atau scoring.
- Setelah didapat hasil dari penilaian tersebut, kita dapat mengetahui postur pekerja tersebut telah sesuai dengan prinsip ergonomi atau belum,
Tujuan
- Menyediakan perlindungan yang cepat dalam pekerjaan.
- Mengidentifikasi usaha yang dibutuhkan otot yang berhubungan dengan postur tubuh saat kerja.
- Memberikan hasil yang dapat dimasukkan dalam penilaian ergonomi yang luas.
- Mendokumentasikan postur tubuh saat kerja, dengan ketentuan:
- Tubuh dibagi menjadi dua grup yaitu A (lengan atas, lengan bawah dan pergelangan tangan) dan B (leher, tulang belakang dan kaki).
- Dapat melakukan scoring terhadap kedua sisi tubuh, kanan dan kiri.
Langkah-langkah RULA
- Analisis skor setiap bagian tubuh (lengan, pergelangan, leher, punggung dan kaki)
- Perkembangan sistem untuk pengelompokan skor postur bagian tubuh
- Pengembangan Grand Skor dan Daftar Tindakan
QEC
- Quick Exposure Check berfokus kepada penilaian terhadap faktor resiko pada tempat kerja yang ditemukan dan mempunyai kontribusi pada bertambahnya WMSDs (Work-Related Musculoskeletal Disorders), seperti perulangan gerakan, tekanan usaha, postur yang t idak nyaman,dan durasi pekerjaan.
- Metode ini mengkombinasikan penilaian beban kerja dari sisi peneliti dan operator.
- Penilaian didapatkan berdasarkan penjelasan dari level resiko untuk bagian punggung, bahu/lengan, tangan dan pergelangan serta leher yang berhubungan dengan pekerjaan tertentu, dan memperlihatkan apakah intervensi ergonomi terbukti efektif (dengan naik-turunnya skor).
Tujuan Metode QEC
- Mengukur perubahan postur terhadap faktor risiko muskuloskeletal sebelum dan sesudah intervensi ergonomi.
- Melibatkan kedua pihak yakni peneliti dan pekerja dalam melaksanakan penilaian risiko dan mengidentifikasi kemungkinan perubahan.
- Mendorong peningkatan kualitas tempat kerja.
- Meningkatkan kepedulian dan kesadaran pada manajer, teknisi, designers, praktisi K3, dan pekerja mengenai faktor resiko MSDs di tempat kerja.
- Membandingkan resiko antar karyawan di dalam satu pekerjaan, ataupun antar karyawan dengan pekerjaan berbeda.
Langkah-langkah QEC
- Pengukuran Oleh Peneliti (Observer’s Assessment)
- Pengukuran Oleh Pekerja (Worker’s Assessment)
- Mengkalkulasi Skor Paparan (Exposure Score)
- Consideration of Action
Definisi :
-
Pengaplikasian Postur Kerja
kaki, leher, punggung, lengan atas, lengan bawah, pergelangan tangan, dan punggung
Tipe-tipe Gerakan Kerja
Flexion, Extention, Abduction, Pronation, Supination