Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
neurology (penurunan kesadaran dengan demam (meningitis (manifestasi…
neurology (penurunan kesadaran dengan demam
meningitis
etiology
bakteri
haemophilus influenzae
streptococcus pneumoniae
meningococcus
pneumococcus
nisseria meningitidis
virus
echovirus
coxsackie
mumpsvirus
manifestasi klinis
demam
letargi
muntah
kejang
nyeri kepala
sakit tenggorokan
nyeri otot
ruam mukopapular
prognosis
tergantung umur
lama penyakit sebelum diberikan antibiotik
banyaknya microorganisme
jenis mikroorganisme
penularan
kontak langsung
droplet infection
anatomi selaput otak
arakhniod
piamater
duramater
pemeriksaan rangsang meningel
tanda kernig +
brudzinski leher+
kaku kuduk +
brudzinski kontra lateral tungkai
pemeriksaan penunjang
pungsi lumbal
meningitis serosa
tekanan bervariasi
cairan jernih
leukosit meningkat
protein & glukosa normal
kultur -
meningitis purulenta
tekanan meningkat
cairan keruh
leukosit & protein meningkat
glukosa menurun
kultur +
pemeriksaan darah
meningitis serosa
peningkatan leukosit
peningkatan LED (meningitis TB)
meningitis purulenta
peningkatan leukosit
radiologis
meningitis serosa
foto dada
foto kepala
meningitis purulenta
foto kepala
foto dada
tatalaksana
meningitis purulenta
streptococcus pneumonia
kloramfenicol
sefuroksim
penicilin
seftriakson
neisseria meningitidies
penicilin
kloramfenicol
serufoksim
seftriakson
HI
ampisilin
kloramfenicol
setofaksim
seftriakson
meningitis serosa (TB)
isoniazid
rifampisin
etambutol
streptomicin
kortikosteroid
mengobati edema otak
virus
acyclovir 10mg/kg 3kali1
ensefalitis
etiologi
virus japanese encephalitis
melalui vektor nyamuk culex
reservoar babi, kuda, burung
hsv 1&2
cmv
adenovirus
staphylococcus
streptococcus aureus
e.coli
m.tuberculosa
manifestasi klinis
perubahan status mental
gejala gastrointestinal
demam tinggi
nyeri kepala
ganguan bicara, berjalan
gerakan involuntir ekstremitas atau disfungsi motorik
muntah
kejang
pemeriksaan penunjang
Ig M +
uji fiksasi komplement nilai titer meningkat 4 kali lipat
pencitraan otak
mendeteksi peradangan otak
lumbal pungsi
peningkatan leukosit,protein,jenis patogen
pemeriksaan fisik
kernig sign +
brudzinski neck +
tatalaksana
acylovir 30 mg/kgbb/hari dibagi dalam 3 dosis selama 10 hari
dexametason 1mg/kgbb/hari
diazepam 0,3-0,5 mg/kgbb iv dilanjutkan fenobarbital
paracetamol 10-15mg/kgbb
kompres dingin
definisi
peradangan otak
meningoenchepalitis
definisi
peradangan otak dan meningen
etiologi
hsv
enterovirus
herpes zooster
epstein barr virus
manifestasi klinis
nyeri kepala
muntah
demam
kaku kuduk
kejang
gerakan abnormal
pemeriksaan penunjang
serologi
mengetahui etio
neuroimaging
derajat pembengkakan & tempat nekrosis
pungsi lumba
sel darah putih & sensitivitas mikro
kadar elektrolit
natrium serum naik
kalium serum turun
tatalaksana
infus dextrose+nacl 0,9% (3:1)
antibiotik IV
analgesik
steroid
asetamenofen (demam)
kejang demam
definisi
bangkitan kejang 6bulan-5 tahun dgn suhu >38 celcius
klasifikasi
kejang demam sederhana
kurang 15 menit
bentuk kejang tonik dan atau klonik
tdk berulang dlm 24 jam
kejang demam compleks
lebih 15 menit
kejang fokal atau parsial satu sisi
berulang dlm 24 jam
pemeriksaan penunjang
lumbal pungsi
tdk dilakukan pd anak <12 bulan
EEG
di lakukan apabila bangkitan fokal
pencitraan
indikasi neurologis fokal menetap
prognosis
kecacatan/kelainan neurologis
kemungkinan berulangnya kejang demam
baik bila cepat di tangani
faktor resiko terjadi epilepsi
kematian
tatalaksana
diazepam iv 0,2-0,5 mg/kg
diazepam rectal 0,5-0,75 mg/kg
paracetamol 10-15 mg/kg/kali 4-6 jam