Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
collecting specimen - Coggle Diagram
collecting specimen
manajemen spesimen
-
-
-
-
media yang digunakan harus dirancang untuk menjaga kelangsungan hidup mikroorganismenya dan dapat menghindari kebocoran
beri label: tempat pengambilan, identitas pasien (nama, no. identifikasi)
-
-
spesimen
kultur darah
-
-
kuntitas minimum: dewasa: 20 ml/set, anak-anak: 5-10 ml/set
-
kateter tips, IV (kateter foley)
wadah: steril, screw cap container
cairan cerebrospinal
-
wadah: steril, screw cap tube
kuantitas minimum: bakteri dan virus lebih samadengan 1 ml, jamur dan AFB lebih sama dengan 2 ml,
telinga dalam
persiapan: bersihkan kanal telinga dengan sabun. aspirasi dengan jarum jika eardrum intake, swab jika eardrum rupture
wadah: steril, screw cap tube atau sistem tarnsport anaerobic
telinga luar
persipan: buang debris atau krusta dari canal telinga dengan sline-moistened swab, putar swab pada canal luar
-
konjungtiva
persiapan: sample dari kedua mata, gunakna penyeka terpisah yang sudah dibasahi menggunakan sterile saline
-
kornea screping
persiapan: lokal anastesi, scrape dengan spatula dan menyuntikkan langsung ke agar
-
diagnosis dari infeksi
identifikasi morfologi
-
pemeriksaannya : direct examination, differential stains, acid-fast stains
-
-
DNA-DNA, DNA-RNA hibridation untuk mendeteksi pathogen spesifik
-
-
collecting spesimen
-
sputum
-
-
jika curiga infeksi jamur atau mikobakteri, tiga spesimen terpisah di pagi hari dapat digunakan
-
tinja
-
pasien diinstruksikan untuk mengeluarkan langsung ke dalam alat pengumpul, tidak boleh diambil dari toilet
-
-
abses
-
keluarkan udara dari syringe, lepaskan jarum, tutup spuit dengan plastik stopper
-
-
kultur darah
-
-
dilakukan sebelum pemberian antibiotik jika sudah mengkonsumsi maka periksa tepat sebelum jadwal antibiotik selanjutnya
-
kultur dapat diulang setelah 48-72 jam jika kultur pertama (-) atau kultur diindikasikan (TB atua jamur), kultur pertama (+) tapi pasien tidak respon terhadap antibiotiik yang sesuai
-
spesimen presevasi
spesimen yang bisa di prevevasi : tinja, urin
-
untuk menjaga populasi bakteri dalam urin pada suhu kamar dalam 24 jam dan untuk pengumpulan spesimen urin di lokasi yang jauh
-
semua spesimen yang di ambil harus diberi label dengan nama depan dan belakang pasien, lokasi, tanggal dan waktu pengambilan spesimen dan sumber spesimen