Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Perut terasa membesar - Coggle Diagram
Perut terasa membesar
Mioma uteri
CMD Mioma uteri
Anamnesis
Pasien dengan mioma uteri biasanya datang dengan keluhan berupa perdarahan menstruasi yang panjang, nyeri panggul atau rasa tertekan, dan infertilitas.
Pemeriksaan fisik
Pemeriksaan Abdomen (teraba massa didaerah pubis atau abdomen bagian bawah dengan konsistensi kenyal, bulat, berbatas tegas, sering berbenjol atau bertangkai, mudah digerakkan, tidak nyeri. Pemeriksaan Bimanual (didapatkan tumor tersebut menyatu atau berhubungan dengan uterus, ikut bergeak pada pergerakan serviks.
Pemeriksaan penunjang
Darah Rutin, USG (terlihat massa pada daerah uterus), VT (didapatkan perdarahan pervaginam, teraba massa, konsistensi dan ukurannya), Sitologi (menentukan tingkat keganasan dari sel neoplasma tersebut).
Tatalaksana dan Indikasi rujukan mioma uteri
Observasi
Dilakukan jika pasien tidak mengeluh gejala apapun karena diharapkan saat menopause, volume tumor akan mengecil.
Medikamentosa
Diberikan untuk mengurangi perdarahan, mengecilkan volume tumor, dan sebagai prosedur pre-operatif.
Pembedahan
Jenis pembedahan mencakup histerektomi (direkomendasikan untuk pasien berusia >40 tahun dan tidak berencana memiliki anak lagi) dan miomektomi (direkomendasikan pada pasien yang menginginkan fertility sparing).
Definisi, Etiologi dan Faktor risiko mioma uteri
Etiology
Etiologi mioma uteri adalah abnormalitas gen karena mutasi genetik HMG1, HMG1-C, HGM1(Y) HGM2, COL4A5, COL4A6, dan MEDI2
Definisi
Suatu pertumbuhan jinak dari otot polos, tumor jinak otot rahim, disertai jaringan ikat.
Faktor resiko
Usia, ras, indeks massa tubuh (BMI), warisan, faktor reproduksi, hormon seks, obesitas, gaya hidup ( diet, konsumsi kafein dan alkohol, merokok, aktivitas fisik dan stres), lingkungan dan dampak lainnya seperti hipertensi dan infeksi.
Edukasi, prognosis dan komplikasi mioma uteri
Edukasi
Kendalikan berat badan, atur pola makan, jaga tekanan darah tetap normal, dan olahraga ringan
Prognosis
Potensi keganasan mioma uteri sangat rendah tetapi dapat kambuh walau telah dilakukan miomektomi.
Komplikasi
Komplikasi mioma yang paling meresahkan adalah infertilitas. Pada kehamilan, tumor akan memicu keguguran, gangguan plasenta, dan presentasi janin, prematuritas serta perdarahan pasca-persalinan. komplikasi pembedahan meliputi perdarahan, infeksi, dan trauma pada organ sekitar
Patofisiologi mioma uteri
Sel yang belum matang + pengaruh estrogen -> Pecahnya pembuluh darah -> Terjadi kontraksi otot uterus -> Perdarahan pervaginam lama dan banyak -> Kekurangan volume cairan dan gangguan peredaran darah -> Ditandai dengan adanya nekrosa dan perlengketan -> Timbul rasa nyeri.
Fertilitas pada mioma uteri
Infertilitas
Adalah menurunnya kesuburan pada pasutri yang telah berusaha untuk hamil > 12 bulan tetapi belum juga berhasil.
Klasifikasi : Infertilitas Primer dan Infertilitas Sekunder
Diagnosa banding
Kehamilan ektopik
Perut membesar,nyeri perut disertai spotting,nyeri goyang serviks,kavum douglas bisa menonjol karena berisi darah dan nyeri tekan.
Mola hidatidosa
Pasien datang dengan keluhan perdarahan pada trimester pertama,perut membesar melebihi usia kehamilan,Keluarnya cairan berwarna kecoklatan atau gumpalan-gumpalan dari vagina.
Kista ovarium
Pembesaran abdomen, nyeri perut bawah atau panggul dapat menyebar ke punggung
Kanker ovarium
Keluhan perut terasa membesar namun tidak ada tanda-tanda kehamilan,Gangguan pencernaan seperti konstipasi, diare, mual, muntah,gangguan pada saluran kemih,Perdarahan per vaginam,nyeri pada panggul dan perut. Tanya mengenai riwayat kanker pada keluarga pasien karena kanker ovarium dipengaruhi oleh genetik.
Mioma uteri
Keluhan berupa lama haid memanjang dan perdarahan vagina di luar siklus haid,nyeri perut dan pinggang bawah saat menstruasi, sering berkemih, sembelit, dan nyeri saat berhubungan seksual.
Adenomiosin
Pembesaran difus uterus, nyeri panggul, kram dan nyeri pinggul saat haid
Mekanisme regulasi dan hubungan hormon reproduksi dengan endokrin
Hormon reproduksi
Wanita
Progesteron
Estrogen
Pria
Testoteron
Hormon endokrin
Protein dan polipeptida → Insulin,glukagon
Steroid → Kortisol, aldosteron, estrogen, progesteron, dan testosteron
Turunan asam amino tirosin → epinefrin dan norepinefrin