Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
ANALISIS DAN VALUASI EKUITAS - Coggle Diagram
ANALISIS DAN VALUASI EKUITAS
PERSISTENSI LABA
PENYUSUNAN ULANG & PENYESUAIAN LABA
merupakan salah satu tugas dalam analisis ekuitas
bertujuan menjadikan elemen yang stabil, normal dan berlanjut terkait laba dapat dipisahkan dan dibedakan dari elemen yang acak, tidak teratur, tidak biasa dan tidak berulang
juga bertujuan untuk mengidentifikasi elemen-elemen yang dimasukkan dalam laba saat ini, yang seharusnya lebih tepat dimasukkan ada hasil operasi periode-periode sebelumnya
INFORMASI DALAM PERSISTENSI LABA
membutuhkan informasi yang dapat diandalkan dan relevan
sumber informasi
laporan laba rugi
pendapatan dari operasi yang dilanjutkan
pendapatan dari operasi yang tidak dilanjutkan
keuntungan dan kerugian luar biasa
laporan keuangan lainnya dan calk
diskusi dan analisis manajemen
PENYUSUNAN ULANG LABA & KOMPONEN LABA
membantu dalam menentukan kekuatan menghasilkan laba dari sebuah perusahaan
bertujuan untuk penyusunan kembali komponen-komponen laba guna menyediakan klasifikasi yang lebih bermanfaat dan format yang relevan untuk analisis
komponen-komponen dapat disusun ulang, dibagi kembalii atau dihilangkan pengaruh pajaknya tetapi totalnya harus direkonsiliasi terhadap pendapatan bersih pada setiap periode
beban diskresioner harus dipisahkan
komponen yang dilaporkan sebelum pajak harus dihapuskan bersama dengan dampak pajaknya, jika diklasifikasikan ulang secara terpisah dari pendapatan yang berasal dari operasi yang berlanjut
pengungkapan pajak penghasilan memungkinkan untuk memisahkan faktor-faktor yang mengurangi maupun menambah pajak
mencakup perhitungan pajak berdasarkan tarif pajak menurut undang-undang dan mengurangi manfaat pajak yang muncul dari berbagai elemen
perlu menambahkan faktor seperti pajak luar negeri tambahan, beban yang bukan merupakan pengurangan pajak dan pajak lokal
elemen yang tidak material dapat dipertimbangkan sebagai lump sum dengan judul lain-lain
PENYESUAIAN LABA & KOMPONEN LABA
menggunakan data dari laporan laba rugi yang disusun ulang dan informasi lain yang tersedia, untuk menetapkan komponen laba pada periode dimana komponen laba seharusnya dilaporkan
perlu berhati-hati dalam menetapkan komponen luar biasa atau tidak biasa
manfaat pajak penghasilan dari kerugian operasi yang ditarik ke depan seharusnya dipindahkan pada tahun terjadinya kerugian
biaya dan manfaat dari penyelesaian tuntuan hukum dapat terkait pada satu atau lebih periode sebelumnya
keuntungan dan kerugian dari pelepasan operasi yang dihentikan biasanya terkait dengan operasi selama beberapa tahun
untuk perubahan dalam prinsip dan estimasi akuntansi,seluruh tahun yang dianalisis seharusnya disesuaikan berdasarkan basis yang dapat diperbandingkan
harus mempertimbangkan bahwa manajemen tertentu mengklasifikasikan pendapatan dan beban secara tidak biasa, tidak terulang, tidak sering terjadi atau luar biasa dalam rangka mengurangi volatilitas laba
DETERMINAN PERSISTENSI LABA
TREN & PERSISTENSI LABA
laba yang mencerminkan tren pertumbuhan yang stabil yang diinginkan
menilai tren laba menggunakan metode statistik atau laporan tren
seringkali mengungkapkan petunjuk penting mengenai kinerja perusahaan saat ini dan di masa mendatang serta kualitas manajemen
MANAJEMEN LABA & PERSISTENSI
terdapat beberapa persyaratan untuk memenuhi definisi manajemen laba untuk membedakan manajemen laba dengan salah saji dan distorsi
manajemen laba menggunakan prinsip pelaporan akuntansi berterima umum
manajemen laba yang harus diwaspadai
perubahan pada metode atau asumsi akuntansi
saling menghapuskan keuntungan dan kerugian luar biasa
big baths
write-down
menentukan waktu pengakuan pendapatan dan beban
INSENTIF MANAJEMEN & PERSISTENSI
analisis harus mempertimbangkan insentif bagi manajer terkait dengan laba
berdasarkan insentif kinerja bagi manajer dan penggunaan angka akuntansi untuk mengendalikan da mengawasi kinerja mereka, analisis harus mempertimbangkan potensi manajemen laba atau pelaporan salah saji
harus dapat mengidentifikasi perusahaan yang memiliki dorongan kuat untuk mengelola laba kemudian meneliti praktik akuntansi perusahaan untuk memastikan integritas laporan keuangannya
PERSISTENSI DAN POS SEMENTARA DALAM LABA
MENGANALISIS & MENGINTERPRETASIKAN POS SEMENTARA
untuk menentukan apakan suatu pos bersifat sementara, melibatkan penilaian apakah pos tersebut tidak biasa, bukan pos operasi atau tidak berulang
untuk menentukan penyesuaian yang diperlukan setelah mengetahui penilaian daya tahan
VALUASI EKUITAS BERBASIS LABA
merupakan tujuan penting bagi banyak pengguna laporan keuangan
estimasi nilai yang dapat diandalkan memungkinkan untuk membuat keputusan beli/jual/menahan terkait sekuritas
mengestimasi nilai perusahaan untuk keputusan kredit
mengestimasi nilai untuk kombinasi bisnis
menentukan harga penawaran saham perusahaan kepada publik
menggunakan metode diskonto arus kas, dimana nilai perusahaan dihitung berdasarkan perkiraan arus kas yang tersedia bagi investor ekuitas kemudian didiskontokan dengan biaya modal ekuitas perusahaan
HUBUNGAN ANTARA HARGA SAHAM DENGAN DATA AKUNTANSI
profitabilitas masa depan dalam menilai perusahaan sangat penting, yaitu dengan menggunakan estimasi laba bersih dan nilai buku masa depan
estimasi yang akurat dapat dilakukan setelah mempertimbangkan kualitas dan daya tahan laba serta kekuatan laba perusahaan
BERBAGAI VALUASI DASAR
RASIO HARGA TERHADAP NILAI BUKU
nilai pasar ekuitas/nilai buku ekuitas
jika pertumbuhan nilai buku meningkat maka rasio PB meningkat
jika biaya modal ekuitas meningkat, rasio PB turun
rasio PB tidak sama dengan 1 jika pasar mengharapkan laba abnormal di masa depan
jika nilai sekarang laba masa depan yang abnormal positif (negatif) maka rasio PB akan lebih besar (lebih kecil) dari 1
RASIO HARGA TERHADAP LABA
harga pasar ekuitas/laba neto
rasio PE berhubungan terbalik dengan biaya modal
rasio PE berhubungan positif dengan taksiran pertumbuhan laba per saham relatif terhadap pertumbuhan normal
KEKUATAN LABA DAN PERKIRAAN UNTUK TUJUAN VALUASI
KEKUATAN LABA
mengacu pada tingkat laba suatu perusahaan yang diharapkan akan terjadi pada masa mendatang
MENGUKUR KEKUATAN LABA
berfokus pada stabilitas dan persistensi laba maupun komponen laba
untuk mengukur kekuatan laba menggunakan laporan keuangan
meskipun berorientasi masa pedap, harus mengakui relevansi kinerja perusahaan saat ini dan sebelumnya
RENTANG WAKTU & KEKUATAN LABA
pengukuran terbaik kekuatan laba adalah menggunakan laba rata-rata selama beberapa tahun
rentang waktu menghitung laba rata-rata yaitu 5 tahun
perpanjangan rentang waktu mengurangi distorsi, ketidakaturan, dan dampak sementara lainnya yang mengurangi relevansi laba satu tahun
MENYESUAIKAN LABA PER SAHAM
kekuatan laba dihitung dengan menggunakan seluruh komponen laba
analisis laba mungkin terbatas pada jangka pendek
jika dilakukan dengan basis per saham, setiap pos harus disesuaikan terhadap dampak ajak dengan menggunakan tarif pajak perusahaan kecuali jika terdapat tarif pajak tertentu
seluruh pos juga harus dibagi dengan jumlah saham yang digunakan untuk menghitung laba per saham
PERKIRAAN LABA
MEKANISME
menggunakan seluruh informasi yang tersedia secara efektif termasuk laba periode sebelumnya
perkiraan juga mendapat manfaat dari disagregasi, yang mencakup penggunakan data berdasarkan lini produk atau segmen yang berguna ketika segmen memiliki risiko, profitabilitas atau pertumbuhan berbeda
harus membedakan perkiraan dengan ekstrapolasi
sumber informasi yang relevan yang berguna dalam perkiraan laba adalah diskusi dan analisis manajemen
ELEMEN-ELEMEN PERKIRAAN LABA
memeriksa kewajaran ramalan menggunakan angka pengembalian investasi modal
jika ramalan laba menghasilkan pengembalian yang sangat berbeda dengan pengembalian masa lalu atau pengembalian industri, maka harus dinilai kembali ramalan dan prosesnya
MELAPORKAN PERKIRAAN LABA
keandalan perkiraan tergantung pada akses informasi dan asumsinya
SEC merekomendasikan agar perkiraan disajikan dalam format laporan keuangan dan disertai dengan informasi yang cukup bagi investor untuk menilai keandalah
SEC memiliki aturan safe harbor yang melindungi perusahaan dari tuntutan hukum jika prediksi mereka tidak menjadi kenyataan
LAPORAN INTERIM UNTUK PENGAWASAN & REVISI ESTIMASI LABA
SYARAT
Laporan interim komparatif dan laporan keuangan hingga tanggal ini dapat diberi judul tidak diaudit tetapi harus dimasukan dalam laporan tahunan
neraca komparatif
laporan arus kas hingga hari ini
informasi proforma mengenai penggabungan usaha yang dicatat sebagai pembelian
kesesuaian dengan prinsip akuntansi berlaku umum dan pengungkapan perubahan akuntansi, termasuk surat dari auditor
analisis naratif manajemen mengenai hasi operasi
pengungkapan mengenai apakah Form 8-K diisi selama periode
ANALISIS DAMPAK LAPORAN INTERIM
analisis harus waspada terhadap kesaahan estimasi dan diskresi yang melekat pada laporan interim
terbatasnya keterlibatan auditor pada laporan interim mengurangi keandalan laporan interim relatif terhadap laporan tahunan yang diaudit
peraturan pasar modal memberikan sejumlah keyakinan meskipun terbatas