Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
GANGGUAN SKIZOAFEKTIF - Coggle Diagram
GANGGUAN SKIZOAFEKTIF
Skizoafektif adalah gangguan jiwa yang ditandai dengan dua gambaran yang berulang yaitu gambaran gangguan skizofrenia (memenuhi kriteria A skizofrenia) dan episod mood baik depresi mayor maupun bipolar
Subtipe
Tipe Depresi
Tipe Campuran
Tipe Manik
Pedoman Diagnosis (ICD-X/PPDGJ III)
Diagnosis gangguan skizoafektif hanya dibuat apabila gejala-gejala definitif adanya skizofrenia dan gangguan afektif sama-sama menonjol pada saat yang bersamaan, atau dalam beberapa hari yang satu sesudah yang lain, dalam satu episode penyakit yang sama.
Diagnosis Banding
a. Delirium
b. Demensia
c. Skizofrenia
d. Gangguan mood dengan gambaran psikotik
e. Gangguan waham
Pemeriksaan Tambahan
a. Pemeriksaan berat badan (BMI), lingkaran pinggang, TD
b. Pemeriksaan laboratorium, DPL, fungsi liver, profil lipid, fungsi ginjal, glukosa sewaktu, kadar litium plasma
c. PANSS, YMRS, MADRS.
Penatalaksanaan
Fase Akut
Skizoafektif, Tipe Manik atau Tipe Campuran
• Olanzapin, dosis 10 mg/mL injeksi intramuskulus, dapat diulang setiap 2 jam, dosis maksimum 30mg/hari
• Aripriprazol, dosis 9,75 mg/mL injeksi intramuskulus, dapat diulang setiap 2 jam, dosis maksimum 29,25 mg/hari.
Skizoafektif, Tipe Depresi
• Olanzapin, dosis 10mg/mL injeksi intramuskulus, dapat diulang setiap 2 jam, dosis maksimum 30mg/hari
• Aripriprazol, dosis 9,75mg/mL injeksi intramuskulus, dapat diulang setiap 2 jam, dosis maksimum 29,25mg/hari.
• Haloperidol, dosis 5mg/mL injeksi intramuskulus, dapat diulang setiap setengah jam, dosis maksimum 20mg/hari
• Diazepam 10mg/2 mL injeksi intravena/ intramuskulus, dosis maksimum 30mg/hari
Fase Lanjutan
Psikofarmaka
Terapi (Monoterapi)
a) Litium karbonat 0,6-1 mEq/L biasanya dicapai dengan dosis 900-1200 mg / hari sekali sedengan dosis 500 mg/ hari
b) Olanzapin 1 x 10 mg/hari
c) Quetiapin dengan dosis 300 – 600 mg/hari
d) Risperidon dengan 1-4 mg/hari
e) Aripirazol dengan dosis 10-20 mg/hari
Terapi Kombinasi
Kombinasi obat-obat di atas. Penggunaan antidepresan jangka panjang untuk skizoafektif tipe episode depresi mayor tidak dianjurkan karena dapat menginduksi terjadinya episode manik.
Prognosis
Prognosis skizoafektif lebih baik dari pada skizofrenia tetapi lebih buruk bila dibandingkan dengan gangguan mood. Perjalanan penyakitnya cenderung tidak mengalami deteriorasi dan responsnya tehadap litium lebih baik daripada skizofrenia.