Persyaratan Menjadi Seorang Konselor

Berhubungan dengan Pribadi

click to edit

Rasa Humor

Toleransi

Mengerti Orang Lain

Kesanggupan Bergaul

Perhatian

Dapat bekerjasama

Segar

dapat menerima ransangan dari luar

Cerdas

Berhubungan dengan pengetahuan yang dimiliki

click to edit

pengetahuan tentang konseling

banyak latihan

ahli dalam organisasi

Pengetahuan tentang kepribadian

pengetahuan lingkungan sosial

Teknik mengenai individu

Berhubungan Dengan Karakter Kepribadian

Penuh inisiatif, kreatif dan teliti

Dapat dipercaya

Berkata benar

konsisten dalam bertindak

Menurut Prayitno 1999 : sifat dan pribadi yang harus dimiliki oleh konselor

LUHAKAMASANALRAGANANGOBA

NAL = Mengenai diri sendiri

RA = Tidak Berpura-pura

SA = Merasakan Penderitaan orang lain

GA = Mengergai orang lain

MA = Menerima Klien

NANG = tidak mau menang sendiri

KA= terbuka

O = objektif

Ha = Hangat

BA = Banyak lagi

LU = Luwes

Tujuan Konseling

dasar etika konseling Menurut munro, manthei & small :

Perubahan perilaku

Pengetasan masala

Kesehatan Mental yang positif

Kesukarelaan dan keterbukaan

keputusan yang diambil klien sendiri

Kerahasian

Mengenali karakteristik Klien dan konselor

Keunikan ( Kekhasan ) KLIEN Menurut SOLI ABIMANYU ( 1996) kehasan klien yang dihadapin dalam proses konseling

KEPRIBADIAN DAN KEBERHASILAN KONSELING

HARAPAN -HARAPAN KLIEN

KEINGINAN UNTUK BERUBAH

KESUKAAN KLIEN TERHADAP KONSELING PRIA / WANITA

KESENANGAN

KONSELOR EFEKTIF

lebih mementingkan unsur kepribadian konselor sebagai hal yang menentukan keberhasilan dalam pemberian layanan konseling

mementingkan unsur penguasaan kemampuan, atau kompetensi

mementingan kedua unsur tersebut

Kuatitas konselor yang efektif dapat dilihat dari 6 ciri yang dimiliki

fleksibel

dapat memberikan dorongan

bersifat energik

memiliki kemauan

memiliki kompetensi intelektual

memiliki kesadaran diri

TAHAP- TAHAP KONSELING

tahap pembinaan

tahap penilaian

Tahap penafsiran