Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
GENETIKA, Alel resesif memiliki malfungsi dalam mengahsilkan protein.…
GENETIKA
- Pemeriksaan Kromosom dan Indikasi yang membutuhkannya
TES IDENTIFIKASI CARIER (tes diagnostik) : meneliti sejarah silsilah keluarga yang dilakukan oleh konselor genetika
-
-
AMNIOSINTESIS
-
-
indikasi : menunjukan bayi kemungkinan memiliki down syndorme, patau syndrome, atau edward's syndrome
-
-
-
-
MUTASI GENETIK
jika sel somatis mati di daerah luas atau pada alat yang penting bisa membahayakan bahkan mengakibatkan letal
jika perubahan sel somatis terjadi saat sedang dalam masa pembelahan embrio bisa menimbulkan keabnormalan saat lahir maupun pada keturunannya
Jenis-jenis
- Mutasi Gametik (germinal)
terjadi pada sel gamet, dapat diwariskan
-
pada sel somatik, tidak diwariskan
dapat mengakibatkan sel-sel mati, kalaupun bertahan hidup individu akan memiliki kelainan
a. Substitusi pasangan basa (penggantian satu nukleotida dan pasangannya dalam untai DNA komplementer)
mutasi diam (perubahan satu pasang basa dalam gen, perubahan satu kode genetik tetapi tidak merubah asam amino yang dikode)
-
-
-
-
-
- Hubungan antara kromosom, kromatin, gen, dan DNA
Kromosom
terdapat dalam inti sel. Berfungsi untuk menjaga materi genetik dan menjaga jumlah materi genetik selama proses pembelahan.
-
-
- autosom : kromosom penentu sifat tubuh 2. gonosom : kromosom penentu jenis kelamin (sepasang, kromosom X dan/atau Y)
-
-
Gen, alel, lokus
-
Gen berisi instruksi untuk hal-hal seperti morfologi, fisiologi, dan fungsi lainnya. Berfungsi sebagai instruktor pembuat protein dengan ekspresi gen.
-
-
- Pola-pola penurunan hereditas
A. autosom alel resesif
SISTIK FIBROSIS
-
memiliki ion Cl berlebih sehingga tubuh akan mengeluarkan air yang berlebih karena proses osmosis tubuh.
-
-
C. Gonosom
Terpaut X Resesif
-
-
-
Hemofilia, buta warna (merah dan hijau), Becker and Duchenne muscular dystrophies X
-
-
- Mekanisme Transkripsi DNA
-
-
b. Memasangkan adenin, timin, guanin, dan sitosin dengan urasil, adenin, sitonin, dan guanin pada mRNA
-
b. mRNA yang sudah terbentuk akan memiliki kodon yang akan keluar dari nukleus ke sitoplasma untuk translasi
- Pengertian genetik dan perannya
kode genetik (kodon) : suatu kelompok yang berisi 3 sekuen nukelotida pada mRNA yang dibaca dari 5' ke 3'
pada sintesis protein, melekat pada mRNA (hasil transkripsi) lalu melalui proses translasi dan berpasangan dengan tRNA yang membawa asam amino spesifik
-
- Mekanisme penurunan sifat dari ke keturunannya
-
-
- Perbedaan fenotip dan genotip
fenotip
-
dinyatakan dengan kata-kata (warna, bentuk, ukuran)
-
-
-
- Perbedaan penurunan sifat menurut Hukum Mendel dan Hukum Non-Mendelian
Hukum Mendel
-
-
-
-
Hukum Mendel II
pasangan alel untuk gen tertentu terpisah menjadi gamet secara independen dari pasangan alel untuk gen lain.
-
-
-
TEORI
-
-
KONSERVATIF (terbentuk DNA baru, DNA lama mempertahankan untaiannya)
PROSES
- Enzim primase akan mensintesis RNA primer
- DNA polimerase III akan memulai sintesis rantai DNA baru
- Rantai DNA ditahan oleh enzim topoisomerase
- Fragmen RNA primase akan diganti oleh nukelotida (DNA polimerase I)
- DNA diluruskan oleh enzim helikase
-
- Probabilitas Kelainan Genetik
PEDIGREE CHART
-
-
Albino
-
genotipe : A (normal), Aa (carier), a (penderita)
Alel resesif memiliki malfungsi dalam mengahsilkan protein. Heterozigot (Aa) fenotipe normal. Kelainan resesif pada homozigot (aa) yang mewarisi alel resesif dari setiap orang tua.
-