Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
BILANGAN - Coggle Diagram
BILANGAN
Definisi
Bilangan menyatakan suatu nilai yang bisa diartikan sebagai banyaknya atau urutan sesuatu atau bagian dari suatu keseluruhan
Jenis Bilangan
Bilangan asli
Juga disebut dengan Natural Numbers.
Himpunan bilangan asli = {1, 2, 3, 4,...}.
Bilangan komposit
Bilangan asli yang memiliki lebih dari 2 faktor.bilangan bulat positif dinamakan bilangan komposit jika bilangan itu mempunyai pembagi lain kecuali bilangan itu sendiri dan 1. Himpunan bilangan komposit = {4, 6, 8, 9, 10, 12, 14,...}
Bilangan ordinal
Menyatakan urutan dari suatu objek. Contoh: mobil yang ke-3 di halaman itu berwarna hitam
Bilangan kardinal
:
Menyatakan hasil membilang (berkaitan dengan pertanyaan berapa banyak)
Himpunan bilangan kompleks dapat didefinisikan sebagai pasangan terurut (π, π) dengan π, π β β atau πΎ = {π§|π§ = (π, π) , π, π β β}. Bentuk umum bilangan kompleks adalah π + ππ.
Bilangan bulat
Pengertian
Himpunan yang merupakan gabungan dari himpunan bilangan asli dengan lawannya dan juga bilangan nol disebut himpunan bilangan bulat. Himpunan bilangan bulat = {..., -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3,...}.
Konsep nilai tempat
Nilai tempat merupakan nilai yang diberikan untuk sebuah angka berdasarkan letak angka tersebut
Contoh Penerapannya
a) Guru meminta peserta didik untuk mengumpulkan pensil yang dibawanya.
b) Guru meminta peserta didik untuk menentukan sebuah bilangan (diharapkan bilangannya adalah puluhan, dengan nilai maksimal sebanyak pensil yang telah dikumpulkan oleh peserta didik, misalkan peserta didik membilang bahwa pensil di kelas tersebut ada 45, maka bilangan maksimal yang disebutkan oleh peserta didik adalah 45).
c) Misalkan peserta didik menentukan bilangannya adalah 19, guru meminta peserta didik untuk mengambil pensil sebanyak 19
d) Peserta didik diminta oleh guru untuk mengelompokkan 10 pensil dan 9 pensil (guru berdiskusi pada peserta didik mengapa 10 pensil dikelompokkan sendiri, sehingga pada akhirnya diharapkan peserta didik dapat memahami konsep 1 puluhan akan sama nilainya dengan 10 satuan).
e) Peserta didik diminta membilang ulang dan menentukan nilai tempatnya.
Selain langkah tersebut, masih banyak cara lain yang dapat digunakan oleh guru untuk menerapkan pembelajaran berbasis konstruktivisme pada materi matematika.
Operasi Hitung
Penjumlahan
Penanaman Konsep
Media Konkret
Misalkan guru menyiapkan kartu-kartu yang bertuliskan bilangan -4, -3, - 2, -1, 1, 2, 3, dan 4, siswa diminta untuk memilih beberapa kartu. Kemudian dari kartu yang dipilih akan ditentukan jumlah bilangan-bilangan tersebut dengan bantuan koin warna
Garis Bilangan
Suatu bilangan bulat positif menggambarkan gerakan ke arah kanan, sedangkan bilangan bulat negatif menggambarkan gerakan ke arah kiri.
Sifat
Sifat Tertutup
Jika π himpunan πππ π anggota bilangan bulat, maka π + π juga anggota himpunan bilangan bulat.
Sifat Pertukaran
(Komutatif)
Jika π πππ π anggota bilangan bulat maka
π + π = π + π
Sifat Pengelompokan
(Asosiatif)
Jika π, π πππ π anggota bilangan bulat, maka:
(π + π) + π = π + (π + π)
Memiliki unsur identitas
Ada bilangan 0 sedemikian sehingga π + 0 = 0 + π = π, untuk semua a anggota bilangan bulat
Memiliki invers terhadap penjumlahan
Untuk setiap bilangan bulat π, terdapat bilangan bulat (βπ) sedemikian sehingga π + (βπ) = (βπ) + π = 0 .
Pengurangan
Perkalian
Sifat
Sifat Tertutup
Jika a dan b anggota himpunan bilangan bulat, maka π π₯ π juga anggota himpunan bilangan bulat. Bentuk umum π π₯ π dapat dinyatakan dengan
ππ.
Sifat Komutatif
Jika π πππ π anggota bilangan bulat maka ππ = ππ
Sifat Asosiatif
Jika a, b dan c anggota bilangan bulat, maka (ππ)π₯ π = π π₯ (ππ)
Distributif
Jika a, b, c anggota himpunan bilangan bulat, maka a(b+c) = ab+ac
Memiliki Unsur Identitas
Ada bilangan 1 sedemikian sehingga
π π₯ 1 = 1 π₯ π = π,
untuk semua π anggota bilangan bulat
Pembagian
Bilangan sempurna
Bilangan asli yang jumlah faktornya (kecuali faktor yang sama dengan dirinya) sama dengan bilangan tersebut
Bilangan irasional
Bilangan yang tidak dapat dinyatakan sebagai perbandingan bilangan-bilangan bulat π dan π, dengan π β 0. Bilangan irasional bukan merupakan bilangan bulat dan juga bukan merupakan bilangan pecahan. Jika bilangan irasional ditulis dalam bentuk desimal, bilangan itu tidak mempunyai pola yang teratur
Beberapa contoh bilangan irasional yaitu bilangan β2, Ο, dan e.
Bilangan cacah
Bilangan cacah dapat didefinisikan sebagai bilangan yang digunakan untuk menyatakan kardinalitas suatu himpunan. Himpunan bilangan cacah = {0, 1, 2, 3,...}.
Bilangan real
Gabungan antara himpunan bilangan rasional dengan bilangan irasional. Bilangan real dapat dinyatakan dengan lambang β.
Bilangan rasional
Jenis Bilangan Pecahan
Bilangan Pecahan Senilai
Bilangan-bilangan pecahan yang cara penulisannya berbeda tetapi mempunyai hasil bagi yang sama, atau bilangan-bilangan itu mewakili daerah yang sama, atau mewakili bagian yang sama
Bilangan Pecahan Murni
Bilangan pecahan yang paling sederhana (tidak dapat disederhanakan lagi).
Bilangan Pecahan Senama
Bilangan-bilangan pecahan yang mempunyai penyebut sama dinamakan bilangan-bilangan pecahan senama.
Bilangan Pecahan Campuran
Bilangan pecahan campuran terdiri atas bilangan bulat dan pecahan biasa
Pecahan Desimal
Bentuk pecahan dari bilangan desimal dengan konsep pembagian sepersepuluh. Pembagian pada pecahan desimal disesuaikan dengan jumlah angka di belakang koma dari bilangan desimal yang diubahnya, mulai dari 10, 100, 1000, dan seterusnya.
Pengertian
Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk π, dengan π dan π bilangan bulat, π β 0 (setelah disederhanakan,π dan π tidak memiliki faktor sekutu kecuali 1). Biasa disebut dengan pecahan
Operasi Hitung
Penjumlahan dan pengurangan
bilangan pecahan
Penyebut berbeda
Penyebut sama
Perkalian bilangan pecahan
Pembagian bilangan pecahan
Persen,Skala dan Perbandingan
Perbandingan
antara dua besaran yang berbeda.
Skala
adalah perbandingan jarak atau ukuran pada gambar atau peta dengan jarak yang sebenarnya.
Persen
secara harfiah memiliki arti "per 100 bagian". Merupakan sebuah angka atau perbandingan atau juga rasio yang digunakan untuk menyatakan pecahan dari seratus
Bilangan kompleks
FPB dan KPK
Faktor
Pembagian bilangan asli oleh bilangan asli
Kelipatan
Bilangan-bilangan yang merupakan hasil perkalian dari bilangan tersebut dengan himpunan bilangan asli
Faktor persekutuan terbesar (FPB)
nilai faktor persekutuan terbesar dari dua bilangan atau lebih.
Kelipatan persekutuan terkecil (KPK)
nilai kelipatan persekutuan terkecil dari dua atau lebih bilangan.
Kelipatan persekutuan
adalah kelipatan yang sama dari dua bilangan atau lebih.
Faktor persekutuan
adalah faktor yang sama dari dua bilangan atau lebih.
Sistem Numerisasi
Sekumpulan lambang dan aturan pokok untuk menuliskan bilangan. Lambang yang menyatakan suatu bilangan disebut numeral.
Lambang-lambang bilangan yang digunakan adalah sebagai berikut:
a) Sistem numerasi mesir kuno
b) Sistem numerasi babilonia
c) Sistem numerasi yunani kuno attik
d) Sistem numerasi yunani kumo alfabetik
e) Sistem numerasi maya
f) Sistem numerasi cina
g) Sistem numerasi jepang-cina
h) Sistem numerasi romawi
i) Sistem numerasi hindu-arab