Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
SENYAWA ORGANIK DAN ANORGANIK - Coggle Diagram
S
ENYAWA ORGANIK DAN ANORGANIK
Senyawa organik dan senyawa anorganik
• Senyawa organik adalah senyawa molekuler dengan kandungan utama dalam senyawa tersebut adalah atom karbon dan atom hidrogen
• Contoh senyawa organik yang ada dalam tubuh manusia :
Asam amino
Glukosa (monosarida)
Lemak (gliseril tristearat)
Contoh senyawa organik :
Gula berbentuk kristal Putih
Bensin merupakan campuran hidrokarbon tak berwarna, mudah menguap, dan mudah terbakar. Bensin ada yang disebut dengan bilangan oktan. Bilangan oktan suatu senyawa bensin ditentukan oleh banyaknya kadar isooktana dalam bensin.
Alkohol dan Kokain.Adanya senyawa ini dalam tubuh menyebabkan orang mengkonsumsinya merasa gembira padahal efeknya sangat berbahaya bagi kesehatan
Senyawa anorganik adalah senyawa-senyawa diluar senyawa organik yang mengandung unsur yang berbeda
Tata Nama Senyawa Organik dan Anorganik
senyawa Organik
Penentuan nama biasanya ditentukan dari gugus fungsi yang diikat oleh senyawa tersebut dan jumlah ikatan C di dalamnya
Penanamaan seyawa organik ada yang secara trivial (nama lazim) dan ada yang berdasarkan nama IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry).
Contoh: Struktur Glukosa
secara Trivival : Glukosa
Secara IUPAC: • 2,3,4,5,6 pentahidroksiheksanal.
Karena jumlah atom C nya ada 6, gugus fungsi yang ada dalam struktur tersebut adalah -OH pada atom C nomor 2,3,4,5,6 dan -COH pada atom C nomor 1
Senyawa Anorganik
Senyawa Biner adalah senyawa yang tersusun atas dua unsur dengan tata nama: Nama Indek unsur 1 + Nama Unsur 1 + Nama Indek Unsur 2 + Nama Unsur 2 + Ida
Contoh:
• HCl = Hidrogen Klorida
CO = Karbon Monoksida
CO2 = Karbon Dioksida
Senyawa Ion adalah senyawa yang terdiri atas kation (atom yang melepaskan elektron) dan anion (atom yang menangkap elektron) dengan tata nama: Kation + Anion
Untuk penamaan senyawa ion, kata ion tidak disebutkan.
Nama-nama senyawa ion yang mempunyai lebih dari satu bilangan oksidasi dibedakan dengan menuliskan biloksnya.
Contoh: NaCl = natrium klorida Ca3(PO4) = kalsium fosfat Bukan: Kalsium (II) fosfat karena biloks Ca hanya ada 1 saja yaitu (+2). Jadi, biloksnya tidak disebutkan. Tetapi pada FeCl2 = Besi (II) Klorida. Karena biloksnya atau muatan ionnya ada dua yaitu +2 dan +3 jadi harus dituliskan dalam angka romawi.
Daftar Nama - Nma Kation dan Anion
Homeostatis Senyawa Organik atau Senyawa Anorganik dalam Tubuh Manusia
Suatu keadaan dimana komposisi kimia dan fisiokimia suatu organisme bernilai konstan atau setimbang
Keseimbangan ionik dalam tubuh manusia antara senyawa organik dan anorganik perlu dipertahankan
Parameter-parameter yang memengaruhi Homeostatis
Parameter biologis
temperatur tubuh, tekanan osmotik pada cairan, konsentrasi ion hidrogen, kandungan protein dan gula, konsentrasi ion dan ratio ion-ion aktif yang berhubungan dengan biologis dan sebagainya
Zat anorganik dalam bentuk mineral merupakan zat yang diperlukan oleh makhluk hidup di samping karbohidrat, lemak, protein, dan vitamin.
Parameter-parameter tersebut harus dalam keadaan konstan sehingga untuk menjaganya diperlukan mineral dalam tubuh manusia.
Garam Mineral
Garam mineral yang merupakan senyawa anorganik ketika berada dalam bentuk cairan sel, baik seluruhnya maupun sebagian berbentuk ion, yaitu kation dan anion.
Kation yang dibentuk dapat berupa kation logam seperti Na+, K+, Ca2+, Mg2+, dll dan kation poliatomik seperti ion amonium (NH4+) dan ion hidronium (H3O+).
Anion yang dibentuk merupakan residu asam contohnya Cl-, HCO3-, SO42-, H2PO4- dan sebagainya
Pada kondisi normal seluruh cairan di dalam organisme adalah elektrolit netral, dimana jumlah ion positif (kation) equivalen dengan jumlah ion negatif (anion)
Contoh Distribusi Cairan Tubuh pada Kompartemen Ekstraseluar dan Intraselular
Pemanfaatan Bahan dalam Kehidupan Sehari-Hari
• Setiap bahan mempunyai sifat
• Berdasarkan sifat-sifat tersebut bahan digunakan sebagai bahan dasar suatu barang atau benda.
• Benda-benda digunakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Bahan Kayu
• Kayu berasal dari bagian batang atau cabang serta ranting tumbuhan yang mengeras akibat proses lignifikasi (pengayuan)
Komponen utama pada kayu adalah lignoselulosa dan senyawa ekstraktifLignoselulosa terdiri dari selulosa, hemiselulosa, dan lignin, sedangkan senyawa ekstraktif dapat berupa asam lemak, resin, lilin, dan terpena
contoh Bahan Kayu
Bahan Gelas
Gelas adalah produk yang bersifat bening, tembus pandang, dengan kekerasan yang cukup tetapi sangat rapuh dan mudah pecah menjadi pecahan yang tajam.
Sifat-sifat unggul : kedap terhadap air, gas, bau-bauan dan mikroorganisme; tidak bereaksi dengan bahan kimia; dapat didaur ulang; tembus pandang; dan kaku dan kuat
Contoh Bhan Gelas
Bahan Plastik
• Plastik sintetis pertama kali ditemukan oleh Leo Hendrik Baekeland, seorang ahli kimia berkebangsaan Belgia pada tahun 1907 dengan nama pertama bakelit
• Berdasarkan struktur penyusun bakelit, dapat dilihat bahwa bakelit tersusun atas senyawa organik golongan formaldehid (metanal) dan aromatik (fenol)
Contoh Bahan Plastik
Bahan tanah Liat
• Keramik halus dibuat dengan bahan baku dari oksida-oksida logam atau logam, seperti: oksida logam (Al O , ZrO , MgO, dan lainnya).
• Keramik halus ini penggunaanya sebagai elemen pemanas, semikonduktor, komponen turbin, dan pada bidang medis
Contoh Bahan Tanah Liat
Bahan Serat
• Serat biasanya dikaitkan dengan buah-buahan dan sayuran
• Serat juga digunakan sebagai bahan baku tekstil (bahan pembuat pakaian) yang merupakan suatu polimer
Bahan Karet
• Karet secara alami diperoleh dengan menyadap (menyayat kulit pohon atau pada bagian kortek tumbuhan) batang pohon karet untuk mendapatkan getah kekuning-kuningan yang disebut dengan lateks
• Karet alam adalah polimer isoprene (C5H8) yang mempunyai bobot molekul yang besar
contoh bahan Karet
Hubungan sifat Bahan Dan Pemanfaatannya
Konduktivitas Panas
sifat yang berhubungan dengan ukuran kemampuan zat/bahan dalam menghantarkan kalor
semakin besar konduktivitas panas suatu bahan, maka semakin besar pula kemampuan bahan tersebut menghantarkan kalor
bahan yang mempunyai konduktivitas panas yang tinggi dinamakan konduktor. sedangkan bahan yang konduktivitas panasnya rendah dinamakan konduktor
konduktivitas istrik
Ukuran seberapa kuat suatu bahan dapat menghantarkan arus listrik
sebuah resitivitas rendah suatu bahan menunjukkan bahan yang mudah memungkinkan gerakan muatan listrik
konduktivitas adalah kebalikan dari resistivitas. nilai konduktivitas yang baik dimiliki oleh logam