penyebaran virus maksimal selama masa prodormal, melalui kontak langsung dengan orang yang terkena infeksi campak melalui droplet yang dikeluarkan melalui batuk atau bersin. orang yang terinfeksi menjadi menular pada hari ke 9-10 sesudah pajanan. terjadi infeksi ketika virus masuk ke dalam pembuluh darah kemudian menyebar ke epitel orofaring pada permukannya, konjungtiva, saluran nafas, kulit, kandung kemih, dan usus. pada hari ke 9-10 infeksi yang berada di epitel saluran nafas dan konjungtiva akan mengalami nekrosis.