Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
DEMAM DENGAN RUAM - Coggle Diagram
DEMAM DENGAN RUAM
-
Komplikasi
Anak dengan gangguan imunitas, contohnya pada anak terinfeksi HIV, malnutrisi, atau keganasan
-
-
-
Usia muda, terutama di bawah 1 tahun
Faktor Risiko
faktor ibu (tingkat pendidikan ibu, tingkat pengetahuan ibu,pendapatan).
-
Faktor anak (status imunisasi, umur saat imunisasi, status gizi, riwayat kontak, riwayat penyakit campak, pemberian Vit A)
-
-
CMD
Pemfis
suhu badan tinggi (>380
C), mata merah, dan ruam makulopapular.
Pempen
pemeriksaan darah berupa leukopenia dan limfositopenia. Pemeriksaan imunoglobulin M (IgM) campak juga dapat membantu diagnosis dan biasanya sudah dapat terdeteksi sejak hari pertama dan ke-2 setelah timbulnya ruam IgM campak ini dapat tetap terdeteksi setidaknya sampai 1 bulan sesudah infeksi
Anamnesis
demam, batuk, pilek, mata merah, dan ruam yang mulai timbul dari belakang telinga sampai ke seluruh
tubuh
-
Virus
-
Sifat
Asam nukleat partikel virus yang menginfeksi sel mengambil alih kekuasaan dan pengawasan sistem enzim hospesnya, sehingga selaras dengan proses sintesis asam nukleat dan protein virus.
-
Virus tidak membelah diri dengan cara pembelahan biner. Partikel virus baru dibentuk dengan suatu proses biosintesis majemuk yang dimulai dengan pemecahan suatu partikel virus infektif menjadi lapisan protein pelindung dan komponen asam nukleat infektif.
Komponen-komponen virus dibentuk secara terpisah dan baru digabung didalam sel hospes tidak lama setelah dibebaskan.
Virus mengadakan reproduksi hanya dalam sel hidup yaitu dalam nukleus, sitoplasma atau didalam keduanya dan tidak mengadakan kegiatan metabolisme jika berada diluar sel hidup.
Selama proses pembebasan, beberapa partikel virus mendapat selubung luar yang mengandung lipid,protein,dan bahan-bahan lain yang sebagian berasal dari sel hospes.
Struktur virus secara relatif sangat sederhana, yaitu dari pembungkus yang mengelilingi atau melindungi asam nukleat.
Partikel virus lengkap disebut Virion dan terdiri dari inti asam nukleat yang dikelilingi lapisan protein yang bersifat antigenik yang disebut kapsid dengan atau tanpa selubung diluar kapsid.
Bahan genetik virus terdiri dari asam ribonukleat (RNA) atau asam deoksiribonukleat (DNA), akan tetapi bukan gabungan dari kedua jenis asam nukleat tersebut.
Tatalaksana
Pada campak tanpa komplikasi tatalaksana bersifat suportif, berupa tirah baring, antipiretik (parasetamol 10-15 mg/kgBB/dosis dapat diberikan sampai setiap 4 jam), cairan yang cukup, suplemen nutrisi, dan vitamin A.
Vitamin A dapat berfungsi sebagai imunomodulator yang meningkatkan respons antibodi terhadap virus campak. Pemberian vitamin A dapat menurunkan angka kejadian komplikasi seperti diare dan pneumonia Vitamin A diberikan satu kali per hari selama 2 hari dengan dosis sebagai berikut
Prognosis
Campak merupakan self limited disease namun sangat infeksius. Mortalitas dan morbiditas meningkat pada penderita dengan faktor risiko yang mempengaruhi timbulnya komplikasi. Di negara berkembang, kematian mencapai 1-3%, dapat meningkat sampai 5-15% saat terjadi KLB campak.
-
Definisi
Penyakit infeksi akut yang disebabkan virus campak, dengan gejala berupa ruam
pada kulit dan aktifasi jaringan retikuloendotelial.
Etiologi
Campak adalah penyakit virus akut yang disebabkan oleh RNA virus genus Morbillivirus, famili Paramyxoviridae. famili yang sama dengan virus gondongan (mumps), virus parainfluenza, virus human metapneumovirus, dan RSV (Respiratory Syncytial Virus).
Pencegahan
vaksinasi campak ataupun vaksinasi MMR (Measles,Mumps, Rubella).
-