Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Manusia (Tubuh berinteraksi (vision
Penglihatan manusia merupakan hal
…
Manusia
Tubuh berinteraksi
vision
Penglihatan manusia merupakan hal
yang kompleks dengan batasan fisik
dan persepsi dan menjadi
sumber utama informasi.
1.MATA MANUSIA
Mata adalah mekanisme untuk menerima cahaya dan mentranformasikannya menjadi energi listrik
2.PERSEPSI VISUAL
Informasi yang diterima oleh mekanisme / peralatan penglihatan harus disaring (filter) dan
dilewatkan ke elemen pemrosesan sehingga manusia dapat melihat obyek secara koheren,
mengenali benda yang terletak pada jarak yang berbeda serta perbedaan warna.
3.PERSEPSI CAHAYA (BRIGHTNESS)
Keterangan (brightness) pada kenyataannya adalah reaksi subyektif terhadap cahaya.
4.PERSEPSI WARNA
Warna dikaitkan oleh tiga komponen, yaitu hue, intensitas, dan saturation. Hue ditentukan
oleh panjang gelombang spektrum cahaya.
5.KEMAMPUAN DAN KETERBATASAN PROSES VISUAL
Pemrosesan visual melibatkan transformasi dan interpretasi dari gambar obyek
MEMBACA
Persepsi dan pemrosesan teks merupakan hal khusus yang penting diperhitungkan dalam
merancang interface yang melibatkan display tekstual.
PENDENGARAN (HEARING)
Kita cenderung meremehkan besarnya informasi yang dapat dikumpulkan oleh indera
pendengaran.
-
PEMROSESAN SUARA
- pitch yang merupakan frekuensi suara, frekuensi suara tinggi menghasilkan high pitch dan
sebaliknya.
- loudness merupakan amplitudo suara, amplitudo suara berubah secara proporsional namun
frekuensi tetap konstan.
- timbre yang berkaitan dengan tipe atau jenis suara, suara mungkin saja memiliki picth dan
loudness yang sama, namun jika dihasilkan oleh instrumen yang berbeda maka akan
memberikan timbre yang berbeda.
PERABA (TOUCH)
Peraba (touch / haptic
perception) memungkinkan
kita memperoleh
informasi mengenai
lingkungan sekitar kita
1.Thermoceptor yang merespon panas atau dingin
- Nociceptor yang merespon pada tekanan yang intens, rasa sakit
- Mechanoceptor yang merespon pada pada tekanan, dan jenis sensor ini yang dibahas
dalam interaksi manusia dan komputer.
PERGERAKAN (MOVEMENT)
Selain indera manusia yang telah diterangkan sebelumnya, perlu dibahas mengenai kendali
motorik yang mempengaruhi bagaimana kita bergerak dan berinteraksi dengan komputer.
1.MEMORI SENSOR (SENSORY MEMORY)
Memori sensor bekerja sebagai buffer untuk menampung masukan yang diterima dari panca indera
manusia. Memori sensor terdiri dari memori iconic (iconic memory) untuk indera visual, memori
echoic (echoic memory) untuk indera aural / auditory, dan memori haptic (haptic memory) untuk
indera peraba.
2.MEMORI JANGKA PENDEK (SHORT-TERM MEMORY)
Memori jangka pendek atau disebut sebagai memori kerja menyimpan informasi yang dibutuhkan
dalam waktu yang singkat / sementara pada saat kita sedang melakukan suatu pekerjaan
3.MEMORI JANGKA PANJANG (LONG-TERM MEMORY)
Memori jangka panjang merupakan sumber daya penyimpanan utama yang menyimpan informasi
faktual, pengetahuan bedasarkan eksperimen / pengalaman, aturan-aturan prosedur tingkah laku,
dan sebagainya atau bisa dikatakan menyimpan semua hal yang kita ketahui.
PEMROSESAN MEMORI JANGKA PANJANG
Ada tiga aktifitas yang dilakukan oleh memori jangka panjang, yaitu (1) menyimpan atau
mengingat informasi, (2) menghilangkan atau melupakan informasi, dan (3) memanggil
kembali informasi.
proses berpikir
PENALARAN (REASONING)
Penalaran (reasoning) adalah proses pengambilan kesimpulan mengenai sesuatu atau hal
baru dengan pengetahuan yang dimiliki oleh manusia.
-
INDUKTIF
Induksi / induktif adalah men-generalisasi atau membuat umum suatu hal dari kasus-kasus
yang pernah kita lihat atau alami untuk menarik kesimpulan mengenai hal lain yang belum
pernah klta lihat atau alami.
ABDUKTIF
Abduksi melakukan penalaran dari sebuah fakta ke aksi atau kondisi yang mengakibatkan
fakta tersebut terjadi.
-
mendapatkan keahlian
Semua proses pemecahan masalah yang dibahas sebelumnya berkonsentrasi pada
penanganan masalah yang tidak dikenal (unfamiliar).
ACT mengidentifikasi tiga level dasar keahlian :
- Pemula menggunakan aturan umum (general-purposes rules) yang
menginterpretasikan fakta mengenai tugas / masalah. Proses ini berjalan lambat
dan membutuhkan pengaksesan memori.
- Kemudian dia membangun aturan spesifik untuk menyelesaikan tugas /masalah.
- Aturan kemudian diadaptasi untuk meningkatkan kinerja / hasil.
Manusia merupakan karakter sentral dari sebuah sistem interaksi. Sistem dirancang untuk
membantu manusia, sehingga apa yang menjadi kebutuhan user merupakan prioritas utama.
MEMORI MANUSIA (HUMAN MEMORY)
tahapan:
sensory memory->short term->longterm
-ionic -------------- | memory --- | memory(LTM)
-echonic-----------|-----------------|
-haptic--------attention--------latihan
model kesalahan dan mental
Manusia memiliki kemampuan yang baik untuk menginterpretasikan dan memanipulasi
informasi
PERBEDAAN INDIVIDU
Kita telah membuat asumsi pada bahasan sebelumnya bahwa manusia memiliki
kemampuan dan keterbatasan yang sama.
psikologi dan sistem iteraktif
Dalam mendesain sistem yang interaktif, kita tidak bisa sembarangan, tetapi harus juga melihat dari ilmu
psikologi karena berhubungan dengan perilaku manusia.