Jurnal berjudul The Long-term Sequelae of Child and Adolescent Abuse: A Longitudinal Community Study oleh Amy B. Silverman, Hellen Z. Reynherz, and Rose Giaconia memiliki hasil bahwa Kekerasan yang dilakukan oleh anggota keluarga lebih sering dilakukan dibandingkan dengan anggota non-keluarga. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan data berupa responden melaporkan sebanyak 85,7% kekerasan fisik dilakukan oleh kerabat atau keluarga. Sedangkan, subjek pelecehan seksual mengidentifikasi anggota non-keluarga sebagai pelaku sebanyak 62,5%, keluarga 29,2%, dan keduanya 8,3%.