Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Halogen (Unsur VIIA (Flour (F) (Paling Reaktif dalam Halogen (Ukuran atom…
Halogen
Unsur VIIA
Flour (
F
)
Gas Kekuningan
Paling Mudah Tereduksi (
Oksidator Kuat
)
Paling Reaktif dalam Halogen
Energi Ikatan F-F relatif rendah
Ukuran atom F yang kecil
Tolakan yang cukup kuat antara
lone pair
F-F
Tidak Stabil dan Mudah Putus
HF
Titik didih tertinggi
Adanya Ikatan Hidrogen
Asam Lemah
Bereaksi dengan NaOH
2 F2(g) + 2 NaOH(aq) ——> 2 NaF(aq) + H2O(l) + OF2(g)
Oksigen Diflourida
AgF
Mudah larut dalam air
Klor (
Cl
)
Gas Hijau Pucat
HCl
Asam Kuat
Cl2(g) + 2 NaOH(aq) ——> NaCl(aq) + NaOCl(aq) + H2O(l)
Reaksi Disproporsionasi (Autoredoks)
AgCl
Sukar larut dalam air
Brom (
Br
)
AgBr
Tidak larut dalam air
HBr
Asam Kuat
Cairan Merah Kecoklatan
Br2(l) + 2 NaOH(aq) ——> NaBr(aq) + NaOBr(aq) + H2O(l)
Reaksi Disproporsionasi (Autoredoks)
Iod (
I
)
Padatan Ungu-Hitam
Paling Sulit Tereduksi (
Oksidator Lemah
)
HI
Asam Kuat
=/ autoredoks
Astatin (
At
)
Radioaktif
Life-time singkat
Flour ke Iod
Menurun
Toksisitas
Energi Ionisasi
Keelektronegatifan
Potensial Standar Reduksi
Meningkat
Jari-Jari atom
Titik Didih dan Titik Leleh
Keadaan Standard
Unsur Bebas membentuk molekul Diatomik
Kereaktifan Besar
Jarang ditemukan dalam keadaan bebas
Dalam Air Laut
Cl-. Br-, dan I-
Dalam kerak bumi
Flourite (CaF2) dan kriolit (Na3AlF6)